Agar Rumput Golf Sentosa

Filed in Inspirasi, Majalah by on 22/11/2019

Area green di bagian tengah terdapat tiang bendera merupakan bagian lapangan golf dnegan perawatan paling intensif.

 

Perawatan intensif rumput lapangan golf

Rumput jenis Paspalum sp. menghampar bak karpet hijau sejauh mata memandang. Tanaman anggota famili Poaceae itu sohor dengan sebutan Paspalum supreme. Namun, ada area seluas 2.000 meter persegi yang tampak lebih muda. Teksturnya rata dan empuk layaknya karpet. Di tengah area itu terdapat lubang berdiameter 108 mm. Di sampingnya menancap tiang berbendera kecil sebagai penanda lubang.

Rumput lapangan golf wajib dipangkas rutin agar aliran bola lancar.

Itulah area yang dikenal dengan istilah green di lapangan golf. Green menjadi area tujuan pemain golf untuk memasukkan bola. Menurut Superintendent Royale Jakarta Golf Club, Yulius Widodo, green pada lapangan golf adalah area dengan perawatan paling intensif. Harap mafhum, kualitas green menentukan kualitas lapangan golf secara keseluruhan. Tekstur rumput di green berpola agar aliran bola lancar.

Rawat intensif

Selain itu 75% permainan golf ada di area green. “Di luar negeri bahkan ada divisi khusus untuk menangani green,” kata Yulius. Menurut Yulius secara umum lapangan golf terbagi menjadi tiga bagian, yakni teebox, fairway, dan green. Teebox sebagai area awal memulai permainan, fairway atau area lintasan, dan green area tempat lubang atau hole. Lazimnya di sekitar green terdapat bunker atau lubang sebagai rintangan.

Menurut pria yang bekerja di lapangan golf sejak 1993 itu, area green selalu menjadi prioritas. “Area lain hanya sebagai tempat memukul sesekali,” kata Yulius. Perawatan rumput di lapangan golf meliputi pemangkasan, penyiraman, dan pemupukan. Pemangkasan terutama di area green dilakukan setiap hari. Ketinggian rumput diatur 2,5 mm. Tujuannya agar aliran bola lancar. “Area prioritas perawatan diutamakan green, kedua teebox, barulah fairway,” kata Yulius.

Penyiraman rumput golf menggunakan sprinkel.

Tinggi rumput pada green paling pendek, diikuti teebox kemudian fairway. Pemangkasan menggunakan mesin pangkas khusus untuk setiap area menyesuaikan tinggi ideal rumput. Perawatan lainnya irigasi atau penyiraman. Menurut Yulius penyiraman ketika kemarau lebih intensif. Penyiraman berlangsung pada malam hari agar tidak mengganggu pekerja dan pengunjung.

Penyiraman di lapangan golf menggunakan sistem sprinkel otomatis yang terhubung dengan sistem komputerisasi. Saat kemarau sprinkel menyiramkan air rata-rata 4 kali sehari. Durasi satu putaran sprinkel mencapai 3,5 menit. Artinya total sekitar 15 menit penyiraman setiap hari pada musim kemarau. Sprinkel tersebar di setiap titik area lapangan golf, sehingga terdistribusi sempurna. Khusus di area green terdapat 2 sprinkel agar air tersebar merata.

Jika penyiraman dinilai kurang pada pagi hari, pengelola lapangan golf akan menyiram secara manual atau hand watering. “Irigasi pada lapangan golf intinya menjaga agar jangan sampai kekeringan atau becek. Saat kemarau sedikit kekeringan tidak masalah. Penyiraman berlebih hingga becek justru lebih mengganggu,” kata pria kelahiran Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, 49 tahun silam itu

Pupuk

Superintendent Royale Jakarta Golf Club, Yulius Widodo.

Perawatan lainnya berupa pemupukan. Pengelola lapangan golf memberikan pupuk yang mengandung hara lengkap makro dan mikro seperti nitrogen, fosfor, kalium, kalisum, dan magnesium sebagai hara makro. Yulius menambahkan, salah hatu hara mikro penting yakni silika. Silika berperan agar daun rerumputan menjadi keras dan menguragi stres tanaman. Kondisi itu memungkinkan bola golf bergulir mulus di atas permukaan rumput.

Unsur hara lainnya nitrogen berperan untuk memperkuat pembentukan sel daun. Terlalu banyak pupuk nitrogen menyebabkan rumput terlalu hijau, bertekstur lembek kekar.”Rumput golf dipola agar tidak boleh terlalu tinggi dan besar,” katanya. Pemupukan pada area green lebih intensif, sebulan sekali. Area lainnya 2—3 bulan sekali. Aplikasi pupuk bisa ditabur, atau memilih pupuk cair yang dilarutkan dengan air sehingga lebih mudah mengaplikasikannya.

Menurut Agronomist PT Sahabat Agritama, Johannes Simarmata, tidak ada pemupukan baku pada rumput lapangan golf. Pemupukan bergantung pada jenis rumput, kondisi rumput, iklim, lokasi, hingga pendanaan. Contohnya pada musim kemarau, rumput akan mudah stres karena kekurangan air. Johannes mengatakan, kondisi itu bisa memicu rumput menjadi hidrofobik atau tidak bisa meresap air.

Menurut Johannes pengelola lapangan golf dapat menggunakan agen pembasah (wetting agent) untuk menjaga kelembapan dan mencegah hidrofobik. Johannes menyarankan memilih pupuk lengkap nitrogen lambat urai saat kemarau. Contohnya Anderson Nutri DG 18-3-18 yang mengandung 93% methyleneurea dan nitrogen cukup tinggi. Pupuk tambahan lain yang berfungsi mencegah stres pada rumput, dengan memberikan pupuk kandungan lengkap hara makro dan mikro contohnya esensial plus.

Penelitian Devita Noti Wijaya dari Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, membuktikan, pupuk hayati mikoriza mengoptimalkan pemupukan rumput di lapangan golf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk hayati dapat meningkatkan persentase penutupan rumput, kepadatan pucuk, rasio bobot kering tajuk dan akar, efisiensi serapan, serta penggunaan hara (N, P, K). (Muhamad Fajar Ramadhan)

Tags: , , ,

 

Powered by WishList Member - Membership Software