Adinda Manis dari Cilegon

Filed in Buah by on 02/08/2013
Ade Dwi Adedi hasilkan melon berkualitas dengan budidaya intensif

Ade Dwi Adedi
hasilkan melon
berkualitas dengan
budidaya intensif

Kunci mencetak melon premium.

Pagi itu suasana di kediaman Ade Dwi Adedi di Cilegon, Provinsi Banten, terlihat sibuk. Harap maklum, toko-toko buah modern di Jakarta dan Banten sudah menunggu pengiriman melon adinda. Kualitas daging buah adinda top. “Kemanisan adinda bisa mencapai 130 briks dan paling rendah mencapai 110  briks,” ujar Ade. Tingkat kemanisan melon biasa rata-rata 100 briks.

Tekstur daging buah pun renyah menyerupai daging buah apel. Pantas harga jual adinda di tingkat eceran tergolong premium, Rp24.000—Rp26.000 per kg. Kelebihan lain adinda tahan simpan. “Walau kulit adinda tipis tapi tidak mudah rusak, buah tahan dua minggu jika disimpan pada suhu kamar,” ujar Endang Gunawan SP MSi, peneliti melon dari Pusat Kajian Hortikultura Tropika Institut Pertanian Bogor. Keunggulan adinda itu antara lain dibuktikan dengan gelar sebagai melon terbaik pada Kontes Melon Nasional 2011.

Setiap minggu Ade mengirim 5 ton adinda ke pasar swalayan dan toko buah di Jakarta dan Banten. Ade mengatur pola tanam bersama 200 petani mitra dalam Ikatan Petani Melon Cilegon (IPMC) supaya kontinuitas pasokan terjaga. “Pola tanam dibuat bergantian agar tidak terjadi penumpukan hasil panen serta menjaga kestabilan harga jual,” ujar pegawai di sebuah perusahaan baja itu. Setiap minggu ada 5.000 m2 lahan ditanami 3.000 benih adinda. Ade juga menerapkan teknik budidaya intensif yang ketat demi menghasilkan melon berkualitas terbaik.

Cetak adinda

Produktivitas adinda 5 ton per 5.000 m2

Produktivitas adinda 5 ton per 5.000 m2

Adinda ditanam  di lahan sawah dan lahan kering, tergantung lahan yang dikelola petani. Pada hari ke-5 pascasemai bibit telah siap tanam ke lahan. Menurut Ir Edhi Sandra MSi, pakar Fisiologi Tumbuhan di Institut Pertanian Bogor, pemindahan bibit dari persemaian sebaiknya beserta media dari persemaian untuk mencegah bibit stres. Berikan naungan untuk proses aklimatisasi bibit. “Pada lahan sawah setelah bibit ditanam sebaiknya bedengan disiram dan lahan segera dialiri air sebatas mata kaki. Untuk di lahan kering dilakukan penyiraman setiap pagi dan sore hari,” ujar Endang.

Pada 50 hari setelah tanam (hst) petani memberi pupuk kalium sebanyak  1—1,5 g per liter atau setara 2 cc tiap tanaman. “Alangkah baiknya jika juga diberikan KNO3 sejak 45 hari setelah tanam dengan konsentrasi 2 g per liter,” ujar Endang. Pada minggu ke-7 hingga panen tidak ada lagi pemberian pupuk maupun pestisida. Adinda siap panen pada minggu ke-8. Pada setiap tanaman Ade hanya mempertahankan 1 buah yang ketika panen berbobot 2—3 kg. Ade menghitung dengan perlakuan itu biaya produksi adinda Rp 6.000 per pohon.

“Untuk menjaga kadar kemanisan pada buah melon sebaiknya perlu penambahan pemberian unsur magnesium, fosfat, dan kalium setelah minggu ke-3 setelah tanam. Untuk membuat agar buah tetap renyah sebaiknya tambahkan unsur nitrat, kalsium, fosfat, dan kalium sejak awal pertumbuhan. Kurangi  pemberian unsur amonium, karena dapat membuat buah menjadi hambar dan tidak renyah,” ujar Ir Yos Sutiyoso, pakar nutrisi tanaman asal Jakarta.

Saat ini Ade telah menguji coba perlakuan 2 cabang per tanaman dengan hasil 2 buah, berbobot masing-masing sekitar 1 kg. Ade bekerja sama dengan petani di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, di lahan 1.500 m2. Hasil panen pada Juni 2013 mencapai 5 ton.

Untuk mengatasi hama seperti ulat daun, lalat buah, dan kutu pengisap daun, petani IPMC menggunakan insektisida bahan aktif imidakloropid, abamektin, dan  lamda sihalotrin. Penanggulangan penyakit seperti busuk, embun tepung, dan cendawan menggunakan fungisida berbahan aktif karbendazim, azoksistrobin, propineb, dan mankozeb. Pemberiannya bergantian satu minggu sekali antara insektisida dan fungisida, dengan konsentrasi campuran 0,5 ml per 1 liter air. Lalat buah diatasi menggunakan perangkap lalat dan pembungkusan pada saat buah berumur 1 minggu. Dengan perlakuan intesif itu adinda Cilegon manis dan renyah. (Muhamad Cahadiyat Kurniawan)

 

Powered by WishList Member - Membership Software