3 Inovasi BBP Mektan

Filed in Sayuran by on 31/01/2011

 

Sortir kacang tanah

Menyeleksi bulir kacang tanah dengan 4 ukuran berbeda sekaligus. Itulah kelebihan alat penyortir kacang tanah dari BBP Mektan, Serpong.  ‘Mesin ini akan memisahkan biji kacang tanah dengan ukuran 8 mm, 7 mm, 6 mm, dan kurang dari 6 mm,’ kata Ir Puji Widodo MSi, perekayasa mesin.

Mesin dengan penggerak motor listrik berkekuatan 0,5 tenaga kuda itu memiliki kapasitas produksi 300 kg/ jam. Mesin berbobot 60 kg, panjang 1,18 m, dan tinggi 1,45 m itu mudah dipindahkan karena dilengkapi roda di setiap kakinya. Dengan mesin sortasi biji kacang tanah, proses pemisahan kacang tanah berlangsung lebih cepat dengan tingkat efisiensi mencapai 85%. Biaya operasional pun rendah, Rp22/kg.

Mudah panen manggis

Pemetik buah manggis teleskopik ini mempermudah panen manggis. Alat yang direkayasa oleh Dr Ir Raffi Paramawati itu dapat meminimalisir kerusakan saat panen seperti memar atau terlepasnya kelopak, lantaran buah tak sampai jatuh ke tanah. Buah jatuh di kantong – panjang 25 cm, lebar 17 cm, dan tinggi 20 cm – berbahan kain kasa halus yang menyatu dengan pengait stainless steel di ujung alat pemetik. Dengan galah berbentuk teleskopik, pemetikan berjalan mudah. Alat berbahan aluminium dengan bobot 2 kg itu dapat dipanjangpendekkan dengan ukuran 2 – 8 m.

Tanam jagung, tanam kedelai

Menanam benih jagung atau kedelai kini lebih cepat dengan memakai alat tanam biji dari BBP Mektan. Alat dapat dipasang pada traktor beroda 2 atau 4. Dengan traktor roda 4 berkecepatan 2 – 2,5 km/jam, kapasitas penanaman biji mencapai 0,5 – 0,6 ha/jam;  traktor roda 2, 0,15 – 0,2 ha/jam.

Alat tanam berbobot 20 kg per unit itu dapat pula dipakai mengatur alur tanaman, misalnya, 4 alur untuk jagung dan 6 alur untuk kedelai. Jarak antartanaman 30 – 40 cm, jarak antaralur 30 – 80 cm dengan kedalaman lubang tanam 5 – 7 cm. Dengan alat penanam biji itu biaya tanam hanya Rp150.000/ha. Bandingkan dengan cara manual, mencapai Rp250.000/ha. Alat berbahan besi itu dapat dipakai pada kontur tanah bergelombang. (Rosy Nur Apriyanti)

Foto-foto: Rosy Nur Apriyanti

Dok. BPP Mektan

 

Powered by WishList Member - Membership Software