2nd Anniversary Betta United Contest 2009 Pesona Merah di Hari Valentine

Filed in Ikan hias by on 01/03/2009 0 Comments

 

Halfmoon itu memang istimewa. ‘Warna merahnya mencolok,’ ujar Hermansyah, juri dari Jakarta Barat. Keunggulan lain, siripnya mengembang sempurna 1800. Meski demikian kemenangan halfmoon merah itu tidak mudah didapat. Pesaingnya kampiun halfmoon warna bebas terang tak kalah cantik dengan corak jingga menyala.

Selain rajin ngedok, klangenan Hendra Setiawan dari Solo itu memiliki panjang dan lebar tubuh seimbang. Siripnya pun rapi seperti halfmoon merah. Pantas saat penjurian final hasilnya imbang 3:3. Pada penjurian ulang dengan 2 juri tambahan lain, skor 2:0 untuk halfmoon merah. ‘Sirip atas halfmoon jingga dinilai kurang maksimal membuka,’ kata Hermansyah. Pun ukurannya yang lebih kecil dibanding sang GC.

Skor 4:2

Meski klangenannya gagal menjadi GC halfmoon, gelar GC serit menjadi obat penawar kesedihan Hendra. Serit maskot klangenannya menoreh keunggulan 4:2 atas kampiun serit warna dasar gelap. ‘Kampiun maskot seritnya panjang-panjang dan terlihat kekar,’ ujar Arief SL, juri dari Bekasi. Ukuran tubuh serit berumur 4 bulan itu juga besar dengan bukaan sirip lebar.

Dengan penampilan nyaris sempurna, wajar serit ternakan penangkar di Slipi itu sudah mengantongi dua kali gelar GC meski baru dua kali terjun di lomba. ‘Yang pertama juara di Semarang pertengahan Januari lalu,’ kata Hendra. Rivalnya, serit kampiun kelas warna dasar gelap punya sedikit kelemahan. Selain tubuh lebih kecil dan bukaan siripnya tidak lebar, ada sirip yang bengkok.

Keunggulan 4:2 tak hanya dikantongi GC serit. GC plakat pun mengalami hal serupa. Sejatinya plakat lavender klangenan Harry Yoram dari Jakarta itu hampir tidak punya pesaing berat. Maklum, tubuhnya kekar dan sehat, gaya renangnya lincah, serta warnanya solid. Namun, kampiun plakat kombinasi tidak bisa disepelekan. ‘Kekurangannya sangat sedikit,’ kata Hermansyah. Kelemahan itu karena ukuran lebih kecil.

Meski bukan segalanya, faktor ukuran menjadi salah satu tolok ukur penting penilaian. Sebab, kualitas ikan baru terbukti istimewa saat mencapai ukuran besar. Merawat ikan sampai berukuran besar dengan kualitas prima tidak gampang. Wajar di mata juri ukuran besar diberi poin lebih saat penilaian.

Dragon

Lomba di Plaza Astana Anyar, Bandung itu mempertandingkan kelas baru, halfmoon dragon dan plakat dragon. Karena perdana, kelas halfmoon dragon tidak menyedot banyak peserta, hanya diikuti 4 peserta. Sebaliknya kelas plakat dragon dibanjiri 18 peserta. Kualitas ikan yang bertanding diakui juri cukup bagus. Di kelas dragon ini, penampilan sisik mendulang poin besar. ‘Sisik harus timbul full dari kepala hingga pangkal ekor,’ kata Hermansyah.

Ditilik dari jumlah peserta yang mencapai 461 ekor, penyelenggaraan lomba ini terbilang sukses. ‘Jumlah ini lebih banyak dibanding lomba sebelumnya yang diikuti sekitar 430 peserta,’ ujar Fuad Achdiat, panitia lomba. Wajar proses penjurian pun berlangsung lama hingga baru selesai pukul 22.00 WIB. (Tri Susanti)

 

Powered by WishList Member - Membership Software