1st Anniversary Betta Mania Independen Indonesia

Filed in Topik by on 04/06/2010 0 Comments

‘Siripnya yang rapi dan tebal terlihat kekar,’ ujar M Nurul Yakin, juri asal Surabaya, Jawa Timur. Cupang itu makin mencolok lantaran berukuran paling jumbo dibanding para saingannya. Penampilan lain yang menonjol: bukaan ekor sempurna. Serit itu meraih suara penuh dari 6 juri yang mendaulatnya sebagai GC.

Dalam kontes yang diadakan di sentra pemasaran ikan hias Slipi, Jakarta Barat, itu standar baru kontes cupang nasional diterapkan. ‘Proporsi tubuh termasuk bukaan ekor menyumbang poin terbesar,’ ujar Jauhar Arief Gunawan, juri asal Depok, Jawa Barat. Pantas dengan 3 modal utama yang dimiliki, klangenan Gerot Farm itu berhasil menjadi GC.

Selain proporsi tubuh, untuk kategori serit misalnya, jumlah serit atas juga menjadi pertimbangan. Standarnya ray serit atas lebih dari 7 buah. ‘Jika kurang bisa menimbulkan kesan si ikan hasil salonan,’ ujar Wawan. Itu berbeda dengan standar International Betta Congress (IBC) yang mengutamakan corak tubuh sebagai penyumbang poin terbesar.

Anggun

Di kategori halfmoon, kampiun kelas bebas terang meraih GC setelah memperoleh keunggulan suara 5:1 di babak penjurian akhir. Keistimewaannya: bukaan ekor penuh dan lebar. ‘Selain bukaan ekor lebar, pembawaannya anteng, anggun, dan kharismatik,’ ujar Yakin. Beberapa cupang yang memiliki bukaan ekor lebar lazimnya bermain agresif, sehingga kurang enak dilihat. ‘GC halfmoon meski bermain tenang tetapi kharismatik, tidak gentar menghadapi lawan,’ tutur Wawan – panggilan akrab Jauhar.

Rivalnya, halfmoon warna kombinasi, klangenan Betta Showroom asal Pekanbaru, sejatinya memiliki warna solid dan sirip rapi. Tubuhnya berwarna biru pekat berpadu sirip putih dengan warna senada tubuh di pangkal. ‘Penampilan keseluruhan

terlihat mewah. Sayang, bukaan sirip bagian atas kurang lebar,’ ujar Yakin.

Sementara itu di kategori plakat, klangenan Gerot Farm kembali didaulat sebagai peraih GC. ‘Penampilannya perfect,’ kata Wawan. Plakat warna kombinasi itu memiliki bukaan seimbang antara sirip atas dan bawah. Jika sirip atas mengembang, sirip bawah juga mengembang sempurna – tak terlihat pendek sebelah seperti beberapa rivalnya. Rival terberatnya kampiun kelas bebas terang memiliki proporsi tubuh bagus tetapi sirip atas kurang tegak. Akibatnya plakat berwarna merah itu harus menelan kekalahan 5:1 dari sang GC.

Selain penobatan GC untuk divisi halfmoon, serit, dan plakat, kontes yang diselenggarakan untuk memperingati ulang tahun pertama BMII itu juga menganugerahkan gelar terbaik untuk kelas master dan junior. ‘Peserta kelas master adalah ikan-ikan juara yang pernah meraih GC,’ ujar Harry Setiawan, panitia lomba. Tak heran persaingan di kelas ini sangat ketat.

Pertarungan di kelas master serit paling menarik. ‘Tingkat kesulitan paling tinggi,’ ujar Yakin. Harap mafhum, untuk merawat serit hingga berukuran 7,5 cm saja sulit, apalagi dituntut harus tampil prima: bukaan ekor lebar dan sirip kekar.

Terbesar

Kontes yang diadakan pada 24 – 25 April 2010 itu disebut-sebut sebagai yang terbesar di tahun ini. Total peserta mencapai 812 ekor dari 56 kelas. Peserta datang dari berbagai kota di Jawa dan Sumatera, serta Thailand.

Pascakontes, acara di lanjutkan dengan penyerahan buku standar kontes cupang nasional yang baru kepada asisten walikota Jakarta Barat bidang perekonomian dan administrasi, Eldi Andi MM. ‘Pemerintah sangat mendukung penyelenggaraan kontes cupang sekaligus peluncuran standar baru ini. Harapannya ke depan makin banyak bermunculan ikan berkualitas unggul dan bisa menjadi salah satu andalan ekspor,’ ujar Eldi. (Tri Susanti)

 

 

  1. Serit hitam raih kemenangan mutlak dan tampil sebagai GC
  2. Kampium master halfmoon
  3. GC plakat
  4. Best of giant
  5. GC halfmoon

Foto-foto: Tri Susanti

 

 

 

Powered by WishList Member - Membership Software