Vanili Organik: Nutrisi Ramuan Sendiri

Filed in Majalah, Perkebunan by on 12/03/2018
Vanili organik lebih bagus.

Vanili organik lebih bagus.

Pupuk organik mengandung rumput laut meningkatkan produksi vanili.

Dari 300 batang vanili miliknya, Darsono memanen 750 kg vanili basah. Bila rendemen pengeringan vanili 20% maka ia bisa mendapatkan 150 kg. Dengan harga Rp5 juta per kg, Darsono memperoleh Rp75 juta. Jumlah itu memuaskan bagi petani vanili di Purwokerto, Kabupaten Banyumas itu. Darsono mengandalkan pupuk pabrikan dan beberapa pestisida untuk mengamankan vanili miliknya. Padahal, bila ia mau menggunakan pupuk organik, produksi lebih banyak.

Awal menanam, ia memberikan pupuk dasar NPK dan pupuk kandang sebanyak 10 kg yang dicampurkan dengan media tanam. Selama pertumbuhan ia membenamkan pupuk pendukung seperti Urea sesuai dosis 2 kali setahun, yaitu di awal dan akhir musim hujan. Enam bulan sekali ia membersihkan rumput atau gulma lain. Memasuki masa berbuah, ia menyemprotkan pestisida untuk mencegah datangnya hama dan penyakit pada tanaman.

Pupuk organik sangat masuk akal untuk mengatasi hama dan penyakit,” kataDr. Ir. Widodo, M.S.

Pupuk organik sangat masuk akal untuk mengatasi hama dan penyakit,” kataDr. Ir. Widodo, M.S.

Pupuk
Vanili organik menjadi buruan konsumen lantaran lebih aman untuk kesehatan. Menurut praktikus dan pekebun vanili di Bali, Ir. H.M. Zabidi, M.M., harga vanili organik tersertifikasi 25—50% lebih mahal. Padahal budidaya vanili organik tidak jauh berbeda dengan konvensional. Sebelum menanam, lahan organik memerlukan penambahan kapur dolomit untuk menstabilkan dan memperbaiki unsur hara dalam tanah. Bila perlu tambahkan bekatul untuk meningkatkan kadar protein dalam media tanam.

Penggunaan pupuk pun dengan memanfaatkan bahan-bahan organik yang mudah didapat. Zabidi memanfaatkan kotoran sapi, rumput laut, kulit telur, dan abu sekam sebagai bahan pupuk organik. Bahan-bahan itu disterilkan di suhu 70°C selama 2 jam. Sterilisasi bertujuan mematikan benih atau biji gulma, rumput, cendawan, dan mikrob yang mungkin terbawa dalam bahan pupuk. Cara itu tidak merusak atau mengurangi unsur hara seperti nitrogen, fosfor, atau kalium.

Dolomit berfungsi menstabilkan dan memperbaiki unsur hara tanah.

Dolomit berfungsi menstabilkan dan memperbaiki unsur hara tanah.

Usai sterilisasi, Zabidi memfermentasi bahan-bahan itu selama 1 bulan. Kemudian ia menambahkan cendawan antagonis Trichoderma sp yang melindungi tanaman dari serangan cendawan Fusarium oxysporum penyebab penyakit busuk batang vanili (BBV). Pada aplikasi lapangan, untuk lubang tanam, ia mencampurkan 1 kg pupuk dengan media tanam yang kemudian ditanami vanili. Pada tahun kedua berikan 2 kg pupuk yang dibenamkan sedalam 10 cm dengan jarak sekitar 25 cm mengelilingi batang tanaman. Tahun ketiga dan seterusnya, ia memberikan 3 kg pupuk yang dibenamkan di sekitar batang tanaman.

Setelah ditutup kembali dengan tanah, ia menyiram untuk menambah kelembapan yang berguna untuk perkembangan trichoderma. Zabidi menjelaskan, penggunaan pupuk organik dapat mempercepat pertumbuhan tanaman vanili. Pada umur setahun, penggunaan pupuk organik menghasilkan 6—7 daun lebih banyak bila dibanding dengan budidaya konvensional. Hasil panen yang didapat oleh pekebun pun meningkat 25—50% lebih banyak dibandingkan budidaya non organik.

Cangkang telur baik untuk memperkuat ikatan antarsel tumbuhan.

Cangkang telur baik untuk memperkuat ikatan antarsel tumbuhan.

Pelindung
Selain meningkatkan kesuburan, pupuk organik itu juga melindungi tanaman dari rongrongan organisme pengganggu tanaman. Kandungan mikrob dalam pupuk dapat menangkal hama hingga 25%, sedangkan ketahanan terhadap penyakit mencapai 99%. Ahli hama dan penyakit tanaman dari Departemen Proteksi Tanaman Institut Pertanian Bogor, Dr. Ir. Widodo, M.S., menjelaskan, kandungan bahan organik dari pupuk itu sangat masuk akal dapat meningkatkan ketahanan tanaman dari serangan hama dan penyakit.

Pupuk kandang kotoran sapi mengandung bahan organik yang dapat memperkaya mikrob antagonis terhadap penyakit yang menyerang. Mikrob baik itu meningkatkan daya tahan tanaman terhadap penyakit. Rumput laut yang terdapat dalam campuran bahan mengandung berbagai jenis mineral dan menginduksi ketahanan terhadap penyakit. Sementara itu, kalsium dalam cangkang telur memperkuat ikatan antarsel.

579_ 141Makin kuat ikatan antarsel, kian kuat pula ketahanan terhadap penyakit. Bahan lain, abu sekam, mengandung silika dan kalium yang memperkuat dinding sel daun. Secara umum bahan pupuk organik itu berguna untuk memperkaya mikrob bermanfaat dalam tanah sehingga dapat melawan penyakit dan memperkuat tanaman. Pekebun tidak perlu lagi menyemprotkan pestisida kimia dan menekan biaya. (Muhammad Awaluddin)

Tags: , ,

Powered by WishList Member - Membership Software