Taiwan Jagoan Buah

Filed in Tekno by on 01/01/2014
1.Jujube dipangkas berat agar pohon kembali remaja dan memunculkan buah berukuran besar

1. Jujube dipangkas berat agar pohon kembali remaja dan memunculkan buah berukuran besar

Pekebun Taiwan piawai hasilkan buah berkualitas, sekaligus mengolah untuk memberi nilai tambah.

Plang nama sepanjang 6 meter itu menunjukkan fungsi bangunan di samping gudang sekaligus tempat sortir mangga. Tainan Yu Ching Mango Ice House. Di dalam ruangan ada meja pramusaji, mirip di restoran siap saji dengan meja kursi memenuhi ruangan seluas seperempat lapangan bola. Di latar belakang empat foto menu es krim mangga terpampang lengkap dengan nama dalam huruf kanji dan harganya.

Trubus menunjuk salah satu foto. Sang pramusaji, wanita berbaju merah, dengan sigap mengambil gelas kertas besar. Lalu meletakkan gelas itu di mesin blender es. Saat ia memencet tombol mesin, bongkah es di dalam mesin berputar dan keluar dalam bentuk es lembut seperti salju. Di atas serbuk es itu sang pramusaji meletakkan dua sendok es krim berwarna jingga dan potongan-potongan mangga berbentuk kubus menutup es krim. Es krim mangga berharga NT$170 setara Rp68.000 per gelas siap disantap.

2.Sentra mangga di Yu Ching, Kabupaten Tainan

2. Sentra mangga di Yu Ching, Kabupaten Tainan

Tainan Yu Ching Mango Ice House di Desa Yu Ching, Tainan County, hanya satu dari demikian banyak  kedai es krim mangga di Taiwan. Kabupaten itu adalah sentra mangga terbesar di Taiwan. Penduduk di sana menjadi pelopor pengembangan mangga. Jutaan pohon mangga ditanam mulai dari lereng sampai puncak bukit. Spektakuler!

Tidak hanya kebun

Sambil mencecap kelezatan es krim mangga, Trubus menyaksikan truk dan mobil bak keluar masuk membawa mangga. Mangga yang masuk disortir sesuai bobot, kemudian dikemas ke dalam kardus, siap dibawa pembeli. Dari Tainan County, mangga-mangga itu esok hari mungkin saja sudah sampai ke Eropa, Jepang, atau Korea. Bisa juga berakhir di kedai es krim di Taipei dan  Malaysia.

Menanam, menjual buah segar ke pasar dalam negeri dan ekspor, mengolah dan olahannya dijual ke pasar dalam dan luar negeri. Itu strategi berkebun buah di sana. Pola itu pula yang diterapkan oleh Zhang Shi Liang di Kabupaten Chiayi. Ketika kami tiba, Zhang Shi Liang sudah menanti di depan pintu restorannya. Di dinding sebelah pintu terpampang tulisan besar berwarna keemasan: Pinneapple Hills. Ini memang tempat wisata, sekaligus kebun dan pabrik kue berbahan baku nanas.

5.Nanas cayenne, dinaungi agar tidak terkena sinar matahari langsung yang membuat warna kuning muncul sebelum waktunya

5. Nanas cayenne, dinaungi agar tidak terkena sinar matahari langsung yang membuat warna kuning muncul sebelum waktunya

Kebun nanasnya ada di belakang gedung. Tanaman anggota famili Bromeliaceace itu berderet rapi di bedengan-bedengan dengan jaring peneduh menutupi mahkota daun. Jaring itu dihamparkan begitu saja di atas nanas, bukan dibentangkan layaknya di rumah plastik. Beberapa tanaman yang tidak kebagian net diberi tudung secara individual. Dari kejauhan tampak seperti payung kecil. Tanpa tudung, nanas-nanas itu akan menguning sebelum waktunya karena terpapar matahari.

Zhang Shi Liang tidak hanya menjual nanas sebagai buah segar. Ia mengolahnya menjadi kue nanas. Kue nanas di Pinneapple Hills dikemas apik di dalam karton yang didesain dengan indah. Layak dijadikan hadiah. Kue nanas menjadi simbol keberhasilan industri nanas Taiwan. Penjualannya melebar ke Hongkong, Macau, Eropa, Amerika, dan Jepang dengan nilai penjualan fantastis, sampai  NT$25-juta setara Rp10-miliar!

Inovasi terus

Ada 11 tanaman buah utama di Pulau Formosa. Mangga di peringkat kedua; nanas, keenam. Posisi pertama yang paling luas areal tanamnya ialah pisang. Jambu air di peringkat ketiga. Varietas terbaru jambu yang kini sedang banyak dikebunkan adalah thong samsi dari Thailand alias citranya Indonesia.

Di Kota Nanjhou, Pingtung, Shun De Cai dari Taiwan Waxapple Development Association memilih citra menggantikan jambu air varietas lama dengan teknik top working. Tinggi percabangan pertama dari permukaan tanah paling tinggi 50 cm. Tinggi tanaman pun hanya 2 meter dengan diameter tajuk 5 m. Dekatnya jarak percabangan dengan tanah membuat transportasi makanan dari akar ke daun menjadi pendek.

4.Semangka gantung, penelitian terbaru teknik budidaya semangka

4. Semangka gantung, penelitian terbaru teknik budidaya semangka

Daun-daun yang ada pun tampak mengilap dan hijau, pertanda banyak klorofil. Itu semua menghasilkan banyak energi untuk disebarkan ke seluruh bagian tanaman. Cepatnya distribusi energi mendorong pohon berbuah banyak dan besar.

Intensnya perawatan tanaman pun terlihat saat Trubus berkunjung ke Kaoshiung District Agricultural Research and Extension Station. Di sana kami sempat melihat jujube yang dirawat intensif. Seluruh pohon dipangkas berat sampai gundul. Dari tunggul ditumbuhkan 1—2 cabang terbaik. Tujuannya meremajakan pohon sehingga buah yang dihasilkan tetap besar. Pemangkasan dilakukan pada Februari—April. Bunga muncul Juli—November; buah matang, Desember—Februari. Setelah itu pohon kembali dipangkas sampai gundul.

Jujube hanya ada di peringkat kesembilan tanaman buah utama. Demikian juga dengan pepaya yang menduduki posisi terakhir. Bahkan semangka sama sekali tidak masuk peringkat. Mereka tetap diperlakukan intensif. Semangka ditelisik terus agar buahnya kecil, manis, dan tanpa biji serta bebas serangan patogen tanah. Dirambatkanlah semangka itu sehingga buahnya tergantung di udara.

Penelitian yang dilakukan di Kebun Percobaan Instansi Pertanian Chiayi itu sudah tersebar ke para pekebun. Malah di Indonesia teknik bertanam jujube dan pepaya ala Taiwan sudah diterapkan. Penelitian yang berpijak pada kebutuhan pekebun ditambah jelinya mengatur rantai produksi membuat Taiwan menjadi jagoan buah Asia Tenggara. (Onny Untung)

 

FOTO:

  1. Jujube dipangkas berat agar pohon kembali remaja dan memunculkan buah berukuran besar
  2. Sentra mangga di Yu Ching, Kabupaten Tainan
  3. Es krim mangga irwin ala Tainan county
  4. Semangka gantung, penelitian terbaru teknik budidaya semangka
  5. Nanas cayenne, dinaungi agar tidak terkena sinar matahari langsung yang membuat warna kuning muncul sebelum waktunya

Powered by WishList Member - Membership Software