Penghargaan untuk Pembaca

Filed in dari redaksi, Rubrik Tetap by on 01/03/2019

Seperti tersurat pada namanya, tubuh lalat tentara hitam itu memang hitam legam. Serangga dewasa Hermetia illucens itu hinggap di atas daun. Wartawan Trubus, Argohartono Arie Raharjo cekatan mengabadikan pose serangga anggota famili Stratiomyidae itu. Perancang sampul, Antonius Riyadi, mengolah foto jepretan alumnus Kimia Universitas Negeri Yogyakarta itu menjadi gambar sampul Majalah Trubus edisi Agustus 2018.

Gambar sampul atau cover Majalah Trubus edisi Agustus 2018 meraih penghargaan silver winner pada Indonesia Print Media Award (IPMA) 2019.
Bawah: Trofi silver winner pada Indonesia Print Media Award (IPMA) 2019.

Visualisasi itu untuk mendukung topik yang mengulas kemampuan larva lalat tentara hitam atau black soldier fly mengolah sampah organik dalam waktu singkat. Kehadiran lalat tentara hitam salah satu solusi mengatasi sampah perkotaan. Di ruang redaksi, para wartawan memilih beragam desain calon cover atau gambar sampul. Cover itulah yang paling banyak dipilih oleh mereka.

Pilihan mereka sejalan dengan dewan juri Indonesia Print Media Award (IPMA) 2019. Mereka memutuskan gambar sampul Majalah Trubus itu sebagai peraih silver winner pada kategori Special Interest Magazine. Apresiasi bagi para pegiat media cetak itu diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS). Puncak acara berlangsung pada 7 Februari 2019 di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Penghargaan itu bukan untuk para awak redaksi, melainkan persembahan kami untuk Anda, para pembaca setia. Sebab, raihan penghargaan itu sejatinya bukan tujuan kami. Tujuan kami adalah memberikan sajian informasi dan tampilan yang terbaik bagi para pembaca. Itulah sebabnya dalam enam bulan terakhir, kami memperelok tampilan dengan infografis agar pesan tersampaikan dengan mudah dan apik.

Pada edisi terbaru, Maret 2019, misalnya, kami mengulas inovasi baru budidaya udang Penaeus vannamei. Semula para peternak membesarkan si kaki putih—julukan vannamei—di air payau di tepi pantai. Tsunami pada 22 Desember 2018 menghancurkan tambak vannamei di pesisir Lampung. Membudidayakan udang anggota famili Penaeidae itu jauh dari pantai lebih aman dari risiko tersapu tsunami.

Kini petambak dapat membudidayakan vannamei jauh dari pesisir, puluhan kilometer dari pantai dan memanfaatkan air tawar. Bahkan, peternak di Tiongkok membesarkan vannamei di dataran tinggi berjarak ribuan kilometer dari pantai. Ulasan vannamei air tawar menjadi topik Majalah Trubus edisi Maret 2019. Anda juga dapat mengikuti pelatihannya. Selain itu kami menyelenggarakan pelatihan budidaya lele secara intensif. Pembaca di Malang, Surabaya, dan sekitarnya silakan bergabung dengan peserta pelatihan vanili di Kota Malang. ***

Salam,

Sardi Duryatmo

Tags: , , , , , , ,

Powered by WishList Member - Membership Software