Merawat Ekor Tikus

Filed in Ekspose, Majalah by on 13/07/2017

OLYMPUS DIGITAL CAMERAKeempat spesies anggrek ekor tikus, yakni Paraphalaenopsis serpentilingua, P. laycockii, P. denevei, dan P. labukensis amat langka. Perbanyakan tanaman menjadi salah satu cara untuk menyelamatkan anggrek spesies langka dari ancaman kepunahan. Selama ini perbanyakan anggrek Paraphalaenopsis lebih efektif dengan penyemaian biji atau kultur jaringan. Teknologi itu berpeluang lebih besar meningkatkan keberhasilan perkecambahan biji anggrek.

Bibit hasil perbanyakan itu juga lebih berkualitas serta bebas hama dan penyakit. Perbanyakan tanaman pun dapat dilakukan dengan cepat. Media tanam untuk perkecambahan yang cocok adalah Murashige dan Skoog. Bisa juga menggunakan media dasar pupuk daun dengan penambahan bahan organik dan vitamin. Status langka Paraphalaenopsis membuat harga jual anggrek itu lumayan tinggi.

Harga tanaman Rp250.000—Rp500.000, tergantung ukuran tanaman. Spesies asli dari alam sering diburu untuk bahan induk silangan. Namun, persilangan anggrek antarspesies dalam marga Paraphalaenopsis hanya sedikit. Beberapa hibrida yang dikenal adalah Paraphalaenopsis X Sunny, persilangan antara P. serpentilingua X P. denevei; Paraphalaenopsis X Kolopaking, persilangan antara P. laycockii X P. serpentilingua; Paraphalaenopsis X Boediardjo, persilangan antara P. denevei X P. laycockii; dan Paraphalaenopsis X Kimmy, persilangan P. labukensis X P. denevei.

Karena Paraphalaenopsis merupakan tanaman epifit, maka untuk membudidayakannya lebih baik dengan cara menempelkan tanaman di pepohonan sehingga daunnya menjuntai panjang. Cara lain, letakkan tanaman dalam pot dengan media tanam berisi campuran arang dan pakis. Siram tanaman dua kali sehari saat kemarau. Bisa juga letakkan tanaman dalam keranjang kayu atau plastik, gantung dengan sedikit atau tanpa media.

Siram tanaman lebih sering agar kebutuhan hara tercukupi. Jika tanaman masih muda, sebaiknya letakkan di lingkungan bercahaya rendah sampai terbentuk akar dan daun baru. Apabila tanaman sudah cukup besar, berikan pencahayaan cukup untuk merangsang pembungaan. Pemupukan selama pertumbuhan menggunakan NPK cair berkadar nitrogen tinggi. Setelah tanaman cukup dewasa, berikan pupuk NPK berkadar fosfor dan kalium tinggi. Lakukan penyiraman terlebih dahulu sebelum pemupukan untuk menghindari efek tanaman terbakar. (Dwi Murti Puspitaningtyas, Pusat Konservasi Tumbuhan, Kebun Raya Bogor, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)

 

Powered by WishList Member - Membership Software