Menu Baru Berbuka Puasa

Filed in Buah by on 01/09/2009 0 Comments

Kisah yang direkam sahabat rasul itu kini menjadi legenda: ‘berbuka dengan kurma phoenix dactylifera sehat!’ di tanahair selain kurma, ada pula buah khas berbuka. Sebut saja blewah, mentimun suri, dan kolang-kaling.

 

Kisah dari padang pasir itu bukan cerita tanpa makna. Menurut Dra Emma Satriaty Wirakusumah MSc, ahli gizi dan kuliner di Jakarta Selatan, riset menunjukkan kurma mengandung gizi yang lengkap dan seimbang meski jumlahnya sedikit. Sebut saja karbohidrat, protein, kalium, dan serat yang bermanfaat buat pencernaan. Dari komposisi itu karbohidrat memegang peranan terpenting. ‘Daging buah kurma segar mengandung 60-65% fruktosa. Sedangkan kurma kering 75-85%,’ kata mantan pengajar gizi di Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor itu.

Fruktosa, menurut Emma, tergolong monosakarida alias gula paling sederhana. Fruktosa yang masuk ke dalam tubuh langsung dapat dicerna dan diubah menjadi energi. ‘Bila tubuh diibaratkan mesin, maka fruktosa ialah bahan bakar beroktan tinggi yang cepat menjadi energi,’ kata Emma. Itu berbeda dengan gula pasir yang sebagian besar sukrosa.

Wied Harry Apriadji, ahli gizi dan kuliner sehat di Jakarta, menuturkan gula yang terkandung pada kurma bersama-sama dengan serat membuatnya dicerna tubuh tanpa mengubah gula darah secara drastis, tapi bertahap. Artinya, kurma-dalam jumlah terbatas, 4 butir-aman bagi yang berdiet gula.

Menurut Puji Purnama, food stylish di Depok, Jawa Barat, di abad ke-14 kurma hanya dikonsumsi secara segar dan kering, tapi kini kurma dihidangkan dalam beragam menu. ‘Kini kurma sudah masuk cafe-cafe tempat nongkrong yang bergengsi. Menunya juga beragam. Ia tak lagi identik sebagai buah yang dimakan tunggal,’ kata Puji. Sebut saja di Excelso, cafe kopi terkenal dengan 60 gerai di 17 kota di tanahair.

Kurma Tunisia

Di Excelso 4 butir kurma diblender selama 2 detik. Ia lalu dicampur dengan teh, susu, dan creamer yang disajikan dingin. Di bibir gelas minuman berjuluk dates frappio itu sebutir kurma ditempelkan. Rasanya? Hmm, manis, segar, dan nikmat. Buka puasa menjadi lebih berkesan. Menurut Winnie Ho, manajer pengembangan produk Excelso, menu yang baru dirilis awal Ramadhan itu menu pertama minuman kurma di Excelso dengan standar mutu yang sama di seluruh gerai di Indonesia.

Winnie memilih kurma terbaik dari Tunisia untuk resep temuannya. Kurma asal Tunisia disebut-sebut rasanya paling lezat. Ukuran buah dan warna juga seragam. Kurma memang tak hanya tumbuh di Mekkah dan Madinah, tapi juga hampir di seluruh Timur Tengah. Catatan kitab suci yang lebih tua-Al Qur’an, Perjanjian Lama, dan Perjanjian Baru-menyebut kurma ditemukan di wilayah gurun pasir itu sejak zaman Musa AS dan Isa AS.

Di Cilandak, Jakarta Selatan, ada Paddzi 101 yang juga membuat minuman kurma. Bedanya Padzzi-singkatan dari padat dzat gizi-menambahkan 50 g nata de coco dan 1 sendok makan selasih. Rini Bustomo, manajer restoran Padzzi, memblender 10 buah kurma bersama 2 sendok makan susu kental dan 4 sendok makan gula. Bahan itu lalu dicampur dengan 2 gelas es serut. Minuman berjuluk smoothie kurma berserat itu tak kalah nikmat dengan dates frappio.

Blewah

Di tanahair bukan hanya kurma yang menjadi menu ‘wajib’ buka puasa. Setiap Ramadhan datang pasar tradisional, pasar modern, bahkan pasar kaget diramaikan buah kagetan: timun suri, blewah, dan kolang-kaling. Dua yang disebut terakhir sebetulnya banyak juga ditemukan di luar bulan puasa, tapi jumlahnya membludak di saat Ramadhan. Sedangkan mentimun suri benar-benar langka di luar bulan puasa.

Menurut Rini, ketiga buah itu mendadak ramai di pasaran karena tradisi masyarakat yang menyukai berbuka dengan es buah. ‘Setiap orang menjadi konsumen buah selama 30 hari penuh. Itu sulit terjadi di luar Ramadhan,’ katanya. Menurut Wied, mentimun suri dan blewah kaya kalsium sehingga mengganti ion tubuh yang hilang selama berpuasa. Bahkan di Malaysia, semua jenis mentimun menjadi makanan populer untuk berbuka. ‘Kondisi tubuh yang tadinya drop menjadi cepat pulih,’ kata pengasuh acara ‘Jajan Sehat Wied Harry’ di televisi swasta itu. Sebaliknya, menurut Rini, kolang-kaling mengandung gula kompleks. Ia menjadi cadangan energi. Rini pun membuat hidangan buka puasa dari buah-buah itu. Seratus gram blewah atau mentimun suri ditambah 100 g kolang-kaling. Agar lebih nikmat dan tampil menarik ditambahkan 100 g buah naga Hylocereus undatus yang dipotong kotak-kotak. Ia kian segar dengan es batu dan es serut. Benar kata Puji, ragam menu buka puasa kian berkembang setelah 14 abad silam dicontohkan. (Destika Cahyana/Peliput: Nesia Artdiyasa)

Kurma segar kaya fruktosa, 60-65%. Tumbuh sejak zaman nabi Musa AS dan Isa AS

Menu baru dari Excelso, berbahan kurma terbaik asal Tunisia

>> >

Foto-foto: Nesia Artdiyasa

 

 

 

Smoothie Kurma Berserat

Hasil: 2 gelas

Bahan

100 g daging buah kurma (10 buah)

50 g nata de coco

1 sdm biji selasih, rendam dengan air hingga

mekar

4 sdm sirup gula atau secukupnya

2 sdm susu kental manis

2 gelas es serut

Cara membuat

l Campur daging buah kurma, sirup gula, susu,

es serut. Blender sampai halus dan kental.

l Letakkan nata de coco dalam gelas,

tuang campuran kurma.

l Beri selasih di bagian atas, sajikan.

Segar Saat Buka

Buah Segar Kaya Gizi

Hasil: 4 porsi

Bahan

100 g buah naga, potong kotak-kotak

50 g daging buah nangka, potong

kotak-kotak

100 g daging blewah, diserut kasar

100 g kolang-kaling, iris tipis,

rebus beri warna merah

100 ml sirup cocopandan

100 ml susu kental manis

Es serut secukupnya

Cara membuat

l Susun buah-buahan dalam gelas

l Beri es serut

l Siram dengan sirup dan susu kental manis

Sumber: Restoran Paddzi 101

Mudah diserap tubuh menjadi energi

Kolang-kaling, blewah, dan mentimun suri kaya

Fruktosa

Powered by WishList Member - Membership Software