Masa Depan di Tangan Makhluk Mini

Filed in dari redaksi by on 01/11/2009 0 Comments

 

Buktinya ada di berbagai pelosok tanahair. Nun di Lembang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, wartawan Anda, Faiz Yajri, bertemu dengan Doyo Mulyo Iskandar. Laki-laki itu belasan tahun menjadi petani miskin. Setelah memilih berkebun dengan menggunakan pupuk dan pestisida hayati-berisi mikroba-derajat hidup Doyo terdongkrak. Kini ia pekebun, pengepul, sekaligus pembicara di berbagai pelatihan budidaya secara alami.

Berkebun dengan bantuan mikroba juga membuat impian Ayub S Parnata untuk menikmati anggrek banjir bunga terwujud. Dendrobium potong berumur 3 tahun bisa menghasilkan 100 tangkai per tanaman per tahun. Normalnya 12 tangkai. Bunga pun lebih lama dinikmati hingga 23 hari, bukan hanya seminggu. Sementara Rusdiyanto menikmati panen lengkeng di tanah marjinal.

Mimpi memang kerap mendatangkan kekuatan untuk menghasilkan produk terbaik. Itulah yang muncul di dunia buah-buahan. Tangan para peneliti di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) menghasilkan jeruk keprok tanpa biji. Sementara kemurahan alam melahirkan manggis tanpa biji, jambu biji merah seedless, jeruk nipis jumbo dan manis, serta durian berbuah sepanjang tahun.

Pembaca sekalian, pada November ini ada 2 even menarik yang layak Anda sambangi. Pertama, Pameran & Promosi Jak Aqua Zoo 2009. Ekshibisi yang diadakan di Blok M Square pada 23 Oktober-5 November 2009 ini salah satu tolok ukur tren satwa kelangenan dan ikan hias tanahair. Pada waktu hampir berbarengan Trubus Agro Expo 2009 hadir di Tamini Square sejak 23 Oktober-8 November 2009. Nah, jika Anda penggemar durian, ada pesta durian unggul dari berbagai daerah di ajang ini. Ayo, silakan bergabung bersama kami.

 

Salam,

Onny Untung

Powered by WishList Member - Membership Software