Lele Tanpa Pelet

Filed in klinik satwa by on September 5, 2010 0 Comments

 

LeleSigit Darmawan
sigitdarmawan86@yahoo.co.id

Pepen Effendi

Pemberian gedebong pisang dan campuran mikroba seperti yang dilakukan peternak bandeng di Cirebon, Jawa Barat, dapat diterapkan pada pembesaran Clarias sp. Itu karena dari gedebong dan campuran mikroba akan muncul pakan alami seperti klekap dan plankton. Pemeliharaan tanpa pakan pelet seperti itu tergolong dalam budidaya tradisional atau nonintensif.

Pada budidaya tradisional, padat tebar rendah, sekitar 20 – 30 ekor/m3 bibit ukuran 7 – 12 cm. Dengan ukuran bibit sebar yang sama, padat penebaran pada pembesaran intensif lebih tinggi 7 – 10 kali lipat atau sekitar 150 – 300 ekor/m3. Meski kepadatan kolam longgar, tapi tingkat keberhasilan budidaya tradisional rendah. Hal itu tampak dari lamanya waktu panen. Cara tradisional memakan waktu lebih dari 6 bulan untuk mencapai bobot panen 1 kg isi 8 – 10 ekor; intensif 2 – 3 bulan dengan bobot panen yang sama. Musababnya, lele kurang asupan nutrisi seperti protein dan karbohidrat.

Butuh pakan tambahan untuk mendongkrak bobot tubuh. Pakan tambahan tak harus pelet tapi berupa campuran sayuran, dedak, dan ikan rucah. Semua bahan terlebih dahulu diiris lalu diaduk. Terakhir, campuran itu direbus atau dikukus. Berikan pakan tambahan itu 2 – 3 kali per hari dengan dosis 5 – 10% dari bobot ikan.***

Powered by WishList Member - Membership Software