Koi Kohaku Kampiun Kontes

Filed in Majalah, Satwa by on 10/06/2017

Pukul 21.00 Mal Hartono, Yogyakarta, hampir tutup. Namun, di bilik utama masih tampak kesibukan para juri menilai 843 ikan koi peserta 13th All Indonesia Young Koi. Penyelenggara kontes pada 29 April 2017 itu Asosiasi Pencinta Koi Indonesia (APKI). Banyaknya peserta itu memaksa juri bekerja keras sejak pukul 09.00—21.00 demi memberikan penilaian yang teliti bagi setiap ikan.

Pada pengujung lomba, kohaku milik Hernando Yuwono dari Surabaya, Jawa Timur, meraih grand champion. Hernando mendatangkan ikan bercorak merah dan putih berukuran 64 cm itu dari Jepang. Harganya Rp100-juta. Kohaku berumur 3 tahun itu unggul lantaran kualitasnya yang bagus dan kondisi prima. Hernando menjelaskan syarat pemeliharaan yang baik untuk koi adalah kualitas air yang bagus dan pakan harus mendukung.

Pehobi antusias
Menurut juri senior asal Jepang, Toshihiko Matuura, kohaku milik Hernando itu bertubuh dan berprospek bagus. Itu sebabnya kohaku itu dapat mengalahkan taisho sanshoku milik Danzel Henson Usman dari Medan, Sumatera Utara. “Karena kelebihannya itu, banyak juri yang memilihnya,” kata Toshihihiko. Kontes itu pemuncak dari rangkaian 5 hari acara berupa pameran, lelang, dan bazar.

Menurut ketua penyelenggara, Eka Wiyandi, kegiatan itu salah satu puncak apresiasi seni memelihara koi. Selain itu juga sebagai media silaturahmi dan komunikasi antarpencinta koi. Jumlah peserta melebihi perkiraan penyelenggara lantaran antusiasme pencinta koi tinggi. Sejak panitia membuka pendaftaran pada awal April hingga sepekan menjelang kontes, pehobi yang mendaftar mencapai 97%.

“Penyelenggaraan di Yogyakarta biasanya hanya 400 ekor, kali ini lebih dari 800 ekor,” kata Eka. All Indonesia Young Koi Show ke-13 itu memperebutkan berbagai trofi untuk kategori grand champion, mature champion, adult champion, young champion, baby champion, melati prize, dan best in size. Berbagai jenis koi seperti showa sanshoku, taisho sanshoku, kohaku, utsuri, kawarimono, doitsu, shusui, koromo, atau asagi turun berlaga.

Panitia kontes menyediakan total 17 kelas berdasarkan jenis dan 11 kelas menurut ukuran ikan. Demi menjaga netralitas dan kualitas, panitia mengundang 12 juri senior bersertifikat. Mereka terdiri atas 6 orang juri senior APKI asal Indonesia dan 6 juri senior asal Jepang. (Muhammad Awaluddin)

Tags: ,

Powered by WishList Member - Membership Software