Hemat Pakan 50%

Filed in Majalah, Satwa by on 12/03/2018
Pertumbuhan lele akan optimal dengan pelet yang mengandung protein minimal 32%.

Pertumbuhan lele akan optimal dengan pelet yang mengandung protein minimal 32%.

Pakan ikan alami yang kaya protein sehingga mempercepat pertumbuhan.

Lalat tentara hitam atau black soldier fly (BSF) menarik perhatian peneliti dan praktisi di dalam dan luar negeri. Kandungan protein BSF cukup tinggi sehingga berpotensi sebagai bahan alternatif pakan ternak. Ketersediaannya pun banyak sebab para peternak juga dapat membudidayakannya. Peternak hanya perlu memberi limbah sayur-mayur sebagai pakan.

Dalam waktu singkat larva BSF kaya protein dan lemak. Saat ini, peternak mulai memanfaatkan larva BSF sebagai pakan ikan dan unggas skala kecil, menengah, maupun besar. Ikan lele yang mengonsumsi pakan berupa prapupa BSF tumbuh dengan baik. Begitu juga dengan ikan nila dan ikan trout. Kontribusi magot atau larva BSF sangat signifikan karena kandungan protein sangat tinggi, berkisar 42%.

Lalat tentara hitam hanya memakan sampah organik dan akan memberikan keuntungan bagi lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Lalat tentara hitam hanya memakan sampah organik dan akan memberikan keuntungan bagi lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Segar atau olahan
Para peternak sebaiknya memanen BSF pada fase prapupa jika ingin dimanfaatkannya sebagai pakan ternak. Ada dua cara pemberian magot BSF sebagai pakan ternak. Peternak dapat memberikan prapupa ke hewan ternak secara langsung maupun mengolah terlebih dahulu. Sebab, beberapa hewan ternak kurang menyukai prapupa 100%.

Pemberian magot black soldier fly segar kepada hewan ternak terbukti meningkatkan produktivitas ternak. Pertumbuhan ternak lebih cepat dan otomatis masa produksi lebih singkat. Adapun pemberian dalam bentuk olahan berupa tepung langkah yang lebih baik. Sebab, peternak dapat menyetok bahan, penyimpanan lebih mudah, dan tahan lama.

Selain itu bila proses tepung melalui fermentasi, kandungan nutrisi meningkat tajam dan lebih mempercepat pertumbuhan ternak. Tim dosen dari Kelompok Keahlian Agroteknologi dan Teknologi Bioproduk (ATB), Institut Teknologi Bandung, mengamati nafsu makan dan pertumbuhan larva BSF. Tim memberi pakan berupa kelapa gunung, kemiri sunan, kubis bunga, dan limbah buah-buahan.

Magot black soldier fly (BSF) atau lalat tentara hitam mengandung protein tinggi sehingga berpotensi sebagai paka alternatif bagi ikan lele.

Magot black soldier fly (BSF) atau lalat tentara hitam mengandung protein tinggi sehingga berpotensi sebagai paka alternatif bagi ikan lele.

Penelitian itu menggunakan konsep biorefineri, yaitu konsep yang memanfaatkan semua hal pada objek penelitian tanpa ada yang menjadi limbah. Salah satu kegiatan penelitian adalah memanfaatkan biji karet sebagai pakan larva BSF. Limbah biji karet hasil ekstraksi minyak kaya protein sehingga dapat dijadikan pakan larva BSF. Sebagai agen biokonversi, BSF akan mengubah ampas itu menjadi biomassa larva kaya lemak dan protein.

Industri pakan
Larva salah satu jenis pakan alami yang berprotein tinggi, yakni 41—42% protein kasar, 31—35% ekstrak eter, 14—15% abu, 4,8—5,1% kalsium, dan 0,60—0,63% fosfor dalam bentuk kering. Larva BSF mampu mensubstitusi penggunaan tepung ikan yang harganya relatif mahal. Pakan hasil fermentasi mempunyai keunggulan karena prosesnya memecah molekul jadi lebih sederhana dan halus.

 

Ikan lele yang mengonsumsi pakan prapupa dapat tumbuh dengan baik.

Ikan lele yang mengonsumsi pakan prapupa dapat tumbuh dengan baik.

Selain itu penyerapan oleh usus lebih cepat. Hal itu dapat meningkatkan laju pertumbuhan ternak. Magot BSF memberikan banyak keuntungan bagi peternak. Lingkungan lebih bersih dan sehat karena magot amat cepat mengurai sampah organik. Black soldier fly menjadi solusi untuk menekan biaya pakan, menekan kuantitas sampah organik, dan menjadi sumber protein tinggi bagi ikan lele.

Sebanyak 70% dari komponen biaya produksi pada budidaya lele berupa pakan. Hal itu tak lepas dari makin mahalnya pakan pabrik, yakni tepung ikan. Harga pakan pabrik kini mencapai Rp10.000 per kg. Pertumbuhan lele optimal dengan pelet yang mengandung protein minimal 32%. Dengan kadar protein 32%, efisiensi konversi pelet terhadap bobot lele mencapai 60—80%.

Jika peternak menggunakan magot BSF maka estimasi penghematan dari sisi pakan 25—50%. Itu dengan asumsi 70% biaya budidaya berupa pakan.

579_ 117Efisiensi total budidaya ikan lele dengan tambahan magot BSF sebagai sumber protein 18—37%. Pada ikan lele, substitusi magot segar dengan pakan komersial mencapai 50%. Hasilnya, laju pertumbuhan terbaik dan dapat menurunkan biaya pakan sebesar Rp1.819 per kg ikan. Peternak dapat meningkatkan substitusi magot sampai 54% tanpa menurunkan performa pertumbuhan dan efisiensi pakan.

Dr. Muhammad Yusuf Abduh dan tim dosen dari Kelompok Keahlian Agroteknologi dan Teknologi Bioproduk (ATB), Institut Teknologi Bandung, meneliti magot BSF sebagai pakan ternak ikan lele.

Dr. Muhammad Yusuf Abduh dan tim dosen dari Kelompok Keahlian Agroteknologi dan Teknologi Bioproduk (ATB), Institut Teknologi Bandung, meneliti magot BSF sebagai pakan ternak ikan lele.

Kandungan maggot 
Hasil penelitian penggunaan magot sebagai substitusi pakan komersial juga telah dilaporkan oleh beberapa peneliti. Magot dapat menggantikan 50% pakan komersial pada ikan lele. Magot berpeluang sebagai pakan ikan atau untuk mensubstitusi tepung ikan. Ia mempunyai kandungan nutrisi mirip tepung ikan terutama tepung ikan lokal dan dapat diproduksi dalam volume besar dalam waktu yang singkat dan berkesinambungan.

Kadar protein magot lebih rendah daripada tepung ikan impor dan tepung ikan lokal. Namun, kandungan protein media tumbuh sangat menentukan kadar protein dan umur panen magot BSF.

Jumlah 10.000 larva dapat menghabiskan 1 kg makanan organik dalam 24 jam. Jika satu ekor betina dapat menghasilkan 500 telur, maka hanya butuh 20 ekor betina yang bertelur untuk menghasilkan 10.000 larva untuk mereduksi 1 kg sampah organik setiap hari. (Dr. Muhammad Yusuf Abduh, Dosen Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Institut Teknologi Bandung, Bandung)

Tags: , ,

Powered by WishList Member - Membership Software