Dia Bukan Hama

Filed in Eksplorasi, Majalah by on 08/08/2016
Tarsius kerap dianggap sebagai hama di kebun jagung di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Tarsius kerap dianggap sebagai hama di kebun jagung di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Malang nian nasib tarsius di hutan dekat kebun kakao di Sulawesi Tengah. Hidup satwa nokturnal itu kerap kali berakhir di moncong senapan angin atau gebukan kayu. Harap mafhum petani menganggap primata imut itu sebagai hama di kebun. Petani murka karena buah kakao berlubang sehingga mutunya berkurang. Saat petani meninjau kebun kebetulan tarsius berada di tempat itu sehingga menjadi sasaran pelampiasan emosi.

Peneliti tarsius dari Pusat Penelitian Biologi, Bidang Zoologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ir Wirdateti MSi, mengatakan, tarsius bukan biang kerok kerusakan buah Theobroma cacao. Wirdateti menduga itu ulah tikus atau tupai. Cokelat yang berlubang lazimnya mengeluarkan cairan yang disukai serangga. Kehadiran serangga pada buah tanaman anggota famili Sterculiaceae itulah yang menarik perhatian tarsius.

Oleh karena itu tarsius menjadikan serangga yang tengah mengerubungi kakao sebagai santapan. Jadilah tarsius yang berkeliaran dianggap pekebun sebagai perusak kakao. Perlakuan buruk juga menimpa tarsius yang berhabitat di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Pekebun menuduh tarsius penyebab rontoknya bulir jagung. Oleh karena itu pekebun mengusir satwa endemik itu dengan lemparan benda yang ada di sekitar.

Menurut Wirdateti kedatangan tarsius ke kebun Zea mays semata-mata untuk memangsa serangga yang berkerumun di buah jagung yang rontok bulirnya. Buah rusak itu mengeluarkan cairan yang disenangi serangga. Wirdateti tidak yakin itu perbuatan tarsius. Ia memprediksi rontoknya bulir jagung karena tikus. Alasannya “Secara anatomi saluran pencernaan, makanan tarsius bukan berasal dari bagian tumbuhan seperti buah, tapi untuk serangga,” kata Wirdateti. (Riefza Vebriansyah)

Tags: , ,

Powered by WishList Member - Membership Software