riset

Kopi Serap Kadmium

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 14/11/2017
Kopi Serap Kadmium

Ampas kopi mampu menyerap racun pencemar logam kadmium (Cd), yaitu bahan beracun bagi semua organisme di lingkungan. Itulah hasil riset tim mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember, yang diketuai Puput Baryatik. Logam itu berasal dari industri maupun tempat pembuangan akhir sampah (TPA). Ampas kopi sebesar 10 gram per liter menurunkan

Continue Reading »

Vanili dari Sabut

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 14/11/2017
Vanili dari Sabut

Mahasiswa jurusan Teknologi Industri Pertanian, Universitas Brawijaya, Himawan Auladana, Rizki Septian C.K, Rulyawan Ediwasito, dan Elyda Amelia Noor membuat LignoFlava, bahan alternatif pengganti vanila sintetis. Bahan itu terbuat serabut kelapa mengandung 30% senyawa lignin. Mereka membuat LignoFlava melalui fermentasi jamur khusus berkomposisi 20% dari bobot  bahan. Jamur itu memecah kandungan

Continue Reading »

Kokon Sutra Sumber Pangan

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 18/09/2017
Kokon Sutra Sumber Pangan

Guru besar Departemen Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. drh. Clara Meliyanti Koesharto, M.Sc. mengembangkan pangan alternatif berupa pupa ulat sutra. Clara menepungkan pupa ulat sutra yang selama ini tak dimanfaatkan dan hanya menjadi limbah dalam industri kain sutra. Selain itu ia juga mengembangkan daun murbei sebagai bahan seduhan,

Continue Reading »

Domba Gemuk karena Lamtoro

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 18/09/2017
Domba Gemuk karena Lamtoro

Penambahan tepung lamtoro hingga 30% meningkatkan konsumsi, kecernaan serat kasar, dan penambahan bobot domba hingga 34,5 gram per hari sehingga mampu meningkatkan performa domba lokal. Itulah hasil penelitian Nurul Fadhilah Abbas dari Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Institut Pertanian Bogor. Lamtoro Leucaena leucocephala mengandung protein yang tinggi 25—32% dari

Continue Reading »

Produksi Yoghurt 8 Jam Lebih Cepat

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 18/09/2017
Produksi Yoghurt 8 Jam Lebih Cepat

Wisnu Aninditya dan rekan dari Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, menemukan algoritma fuzzy logic untuk mempercepat fermentasi yoghurt. Mereka menamakan wadah kaca itu Aytron alias automatic yoghurt bioreactor. Fermentasi susu dengan aytron suhunya lebih stabil dan panas cepat merata sehingga mempersingkat waktu fermentasi sekaligus meningkatkan keberhasilan. Pembuatan

Continue Reading »

Biji Pengganti Cokelat

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 14/07/2017
Biji Pengganti Cokelat

Peneliti di Brasil, Fernanda Papa Spada dan rekan, menemukan senyawa dalam biji nangka menghasilkan aroma sama seperti olahan biji kakao. Fernanda membuat 27 jenis tepung dari biji nangka. Ia memfermentasi Biji-biji nangka itu sebelum mengeringkan dan mengolah menjadi tepung. Uji kromatografi gas mengidentifikasi beberapa senyawa dari tepung biji nangka terkait

Continue Reading »

Kacang & Efek Rumah Kaca

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 14/07/2017
Kacang & Efek Rumah Kaca

Tim peneliti dari Amerika yang dipimpin Helen Harwatt Ph.D dari Loma Linda University menyatakan, pola makan kacang-kacangan berdampak besar terhadap lingkungan. Jika penduduk Amerika makan kacang sebagai pengganti daging sapi, pada 2020 penurunan gas rumah kaca mencapai 50—75%. Sapi potong bahan pangan paling intensif dalam memproduksi gas rumah kaca. Sementara

Continue Reading »

Mulsa untuk Kentang

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 03/06/2017
Mulsa untuk Kentang

Modifikasi lingkungan dengan penggunaan mulsa dan ajir meningkatkan efisiensi fotosintesis. Penelitian Moch. Wildan Nugraha dari Jurusan Budidaya Pertanian, Universitas Brawijaya, menunjukkan penggunaan ajir dan mulsa plastik hitam perak meningkatkan bobot segar umbi kentang granola 2,46 kg per 1,3 m². Bandingkan dengan kontrol yang hanya 1,45 kg per 1,3 m² itu

Continue Reading »

Powered by WishList Member - Membership Software