riset

Kokon Sutra Sumber Pangan

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 18/09/2017
Kokon Sutra Sumber Pangan

Guru besar Departemen Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. drh. Clara Meliyanti Koesharto, M.Sc. mengembangkan pangan alternatif berupa pupa ulat sutra. Clara menepungkan pupa ulat sutra yang selama ini tak dimanfaatkan dan hanya menjadi limbah dalam industri kain sutra. Selain itu ia juga mengembangkan daun murbei sebagai bahan seduhan,

Continue Reading »

Domba Gemuk karena Lamtoro

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 18/09/2017
Domba Gemuk karena Lamtoro

Penambahan tepung lamtoro hingga 30% meningkatkan konsumsi, kecernaan serat kasar, dan penambahan bobot domba hingga 34,5 gram per hari sehingga mampu meningkatkan performa domba lokal. Itulah hasil penelitian Nurul Fadhilah Abbas dari Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Institut Pertanian Bogor. Lamtoro Leucaena leucocephala mengandung protein yang tinggi 25—32% dari

Continue Reading »

Produksi Yoghurt 8 Jam Lebih Cepat

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 18/09/2017
Produksi Yoghurt 8 Jam Lebih Cepat

Wisnu Aninditya dan rekan dari Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, menemukan algoritma fuzzy logic untuk mempercepat fermentasi yoghurt. Mereka menamakan wadah kaca itu Aytron alias automatic yoghurt bioreactor. Fermentasi susu dengan aytron suhunya lebih stabil dan panas cepat merata sehingga mempersingkat waktu fermentasi sekaligus meningkatkan keberhasilan. Pembuatan

Continue Reading »

Biji Pengganti Cokelat

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 14/07/2017
Biji Pengganti Cokelat

Peneliti di Brasil, Fernanda Papa Spada dan rekan, menemukan senyawa dalam biji nangka menghasilkan aroma sama seperti olahan biji kakao. Fernanda membuat 27 jenis tepung dari biji nangka. Ia memfermentasi Biji-biji nangka itu sebelum mengeringkan dan mengolah menjadi tepung. Uji kromatografi gas mengidentifikasi beberapa senyawa dari tepung biji nangka terkait

Continue Reading »

Kacang & Efek Rumah Kaca

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 14/07/2017
Kacang & Efek Rumah Kaca

Tim peneliti dari Amerika yang dipimpin Helen Harwatt Ph.D dari Loma Linda University menyatakan, pola makan kacang-kacangan berdampak besar terhadap lingkungan. Jika penduduk Amerika makan kacang sebagai pengganti daging sapi, pada 2020 penurunan gas rumah kaca mencapai 50—75%. Sapi potong bahan pangan paling intensif dalam memproduksi gas rumah kaca. Sementara

Continue Reading »

Mulsa untuk Kentang

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 03/06/2017
Mulsa untuk Kentang

Modifikasi lingkungan dengan penggunaan mulsa dan ajir meningkatkan efisiensi fotosintesis. Penelitian Moch. Wildan Nugraha dari Jurusan Budidaya Pertanian, Universitas Brawijaya, menunjukkan penggunaan ajir dan mulsa plastik hitam perak meningkatkan bobot segar umbi kentang granola 2,46 kg per 1,3 m². Bandingkan dengan kontrol yang hanya 1,45 kg per 1,3 m² itu

Continue Reading »

Jengkol untuk Padi

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 03/06/2017
Jengkol untuk Padi

Kulit jengkol  bermanfaat bagi budidaya pertanian tanaman padi sebagai pupuk organik. Dhanang Ajie dan rekan dari Institut Pertanian Bogor merebus 8 kg kulit jengkol yang sudah ditumbuk halus ke dalam 8 liter air. Air menyusut menjadi 6 liter. Ia menyemprotkan air rebusan itu pada tanaman padi. Hasilnya, produksi tanaman yang

Continue Reading »

Bioetanol Limbah Kopi

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 03/06/2017
Bioetanol Limbah Kopi

Pengolahan biji kopi membuang 35% kulit kopi berkadar selulosa 49,87%. Limbah itu melimpah di Indonesia dan belum termanfaatkan. Hasil penelitian Nana Dyah Siswati dari Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Surabaya, Jawa Timur, menunjukkan kulit kopi berpotensi sebagai sumber bioetanol. Nana menghidrolisis kulit kopi menggunakan HCl

Continue Reading »

Tepung Biji Kurma

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 03/06/2017
Tepung Biji Kurma

Saat Ramadan, konsumsi kurma meningkat. Masyarakat mengonsumsi daging buah, dan membuang bijinya. Padahal, biji buah Phoenix dactylifera pun dapat menjadi bahan baku tepung kue bergizi tinggi. Itulah hasil penelitian Endang Warsiki dan Lutfi Setiyono dari Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB). Berdasarkan riset itu 100 gram tepung biji kurma

Continue Reading »

Dua Bulan Plastik Terurai

Filed in riset, Rubrik Tetap by on 05/12/2016
Dua Bulan Plastik Terurai

Plastik itu hanya memerlukan waktu dua bulan untuk terdegradasi dengan ditandai penambahan bobot. Itu menunjukkan bahwa air masuk ke dalam kantong plastik dan mendegradasi kandungan pati di dalam plastik. Plastik cepat urai itu berbahan pongge alias biji durian kreasi Fajar Bayu Prakoso, Andika Cahya Widyananda, Annisa Fakhriyah Rofi, Dyah Ayu

Continue Reading »

Powered by WishList Member - Membership Software