tip satwa

Tupai Gula Jinak

Filed in Majalah, tip satwa by on 15/08/2016
Tupai Gula Jinak

Menurut anggota Komunitas Pencinta Sugar Glider Bandung, Ramdani Mustofa, tupai gula butuh adaptasi agar akrab atau bonding. Menjinakkan joey atau tupai gula muda berumur 1,5—2 bulan lebih mudah dibandingkan dengan tupai gula berumur 3 bulan ke atas. Agar cepat jinak, berikan sapu tangan bekas pemilik sebelumnya karena tupai gula berindera

Continue Reading »

Atasi Penipisan Bulu Kelinci

Filed in Majalah, tip satwa by on 15/08/2016
Atasi Penipisan Bulu Kelinci

Pehobi di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Waliyadi, terkejut menyaksikan kelincinya jenis fuzzi lop dan mini rex terkena sore hocks alias penyakit penipisan bulu di telapak kaki. Kelinci mini rex ternyata rawan sore hock karena bulu kakinya lebih tipis daripada jenis lain, sementara fuzzy lop tidak terbiasa jalan di tempat yang keras,

Continue Reading »

Gelombang Laut Awetkan Ikan

Filed in tip satwa by on 21/04/2016
Gelombang Laut Awetkan Ikan

Nelayan menggunakan es batu untuk mengawetkan ikan. Es batu hanya mempertahankan suhu rendah dalam waktu singkat. Bintang Samudra, Dick Bernardi, dan Mario Muhammad, mahasiswa Fakultas Teknik, Universitas Indonesia, memanfaatkan gelombang laut sebagai motor penggerak sistem pendingin. Inovasi itu mampu menjaga kesegaran ikan selama dua hari. Menurut Bintang dan rekan, kelebihan

Continue Reading »

Sisir Bulu Kucing

Filed in tip satwa by on 21/04/2016
Sisir Bulu Kucing

Menyisir kucing berbulu pendek cukup dua kali sepekan. Adapun menyisir kucing berbulu panjang, idealnya setiap hari. Menurut Cacang Effendi, pendiri Komunitas Sukses Beternak Kucing Ras, tahapan menyisir kucing berbulu panjang dan pendek berbeda. Kucing berbulu panjang disisir mulai dari bagian perut bawah, lalu ke punggung atas hingga tidak terdapat bulu

Continue Reading »

Tempe Pakan Super

Filed in tip satwa by on 15/02/2016
Tempe Pakan Super

Irana Maya Praditya, mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada meneliti ransum ayam kampung berbahan tempe dan menyabet juara dalam Alltech Young Scientist Competition regional Asia Pasifik 2015. Penelitian menggunakan 100 ekor itu menunjukkan bahwa tepung tempe dapat menggantikan asam amino lisin dan metionin buatan pabrik. Tempe mengandung

Continue Reading »

Mati karena Serangga

Filed in tip satwa by on 15/02/2016
Mati karena Serangga

Burung yang dipelihara manusia daya tahan terhadap racun menurun akibat jarang makan serangga yang beragam. Pemilik burung harus mencegah kelangenan makan kepik lembing Monochillus sexmaculata yang memiliki tubuh keras, bewarna hitam, memiliki 6 kaki, hidupnya berkelompok di aeral sawah dan banyak muncul pada bulan purnama. Serangga itu berbahaya karena beracun

Continue Reading »

Stop Pendarahan Kucing

Filed in tip satwa by on 11/12/2015
Stop Pendarahan Kucing

Saat kurang pengawasan kucing di rumah kerap melakukan hal-hal yang membahayakannya atau berkelahi dengan kucing lain. Pendarahan dapat terjadi mulai dari luka ringan hingga parah. Menurut Presiden Cat Fancier Society of Indonesia (CFSI), Cacang Effendi, luka kecil jika dibiarkan dapat mengalami infeksi sehingga luka semakin parah. Tekan secara perlahan kain

Continue Reading »

Tupai Gula Diare

Filed in tip satwa by on 11/12/2015
Tupai Gula Diare

Tupai gula atau sugar glider rentan terserang diare. Penyebabnya, pakan yang tidak higienis, vitamin, atau stres. Jangan cemas dulu kalau tupai gula terkena diare. July anggota Klub Pencinta Sugar Glider Indonesia memiliki beberapa kiat untuk mengatasinya. Untuk pencegahan bersihkan sekali sepekan. Jika terkena diare, maka berikan obat diare

Continue Reading »

Atasi Kenari Serak

Filed in tip satwa by on 23/11/2015
Atasi Kenari Serak

Mendengarkan kenari bersuara merdu kebanggan bagi pehobi burung kicauan. Itulah sebabnya saat burung bersuara serak mengkhawatirkan Arief Heryanto, pehobi asal Metro, Lampung. Ia mengatakan gangguan itu dapat terjadi sampai sebulan lebih dan harus segera diatasi. “Kenari serak biasanya disebabkan oleh cara memandikan yang salah atau faktor pemberian pakan yang tidak

Continue Reading »

Cek Domba Sehat

Filed in tip satwa by on 20/10/2015
Cek Domba Sehat

Bagaimana cara sederhana menilai kesehatan domba? Menurut periset dari Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Ir Ahmad Taofik MP,  perhatikan alat gerak domba. Domba dapat bergerak dengan baik jika tanpa luka dan cacat pada tubuhnya. Selanjutnya lihat mata domba. “Mata domba yang berbinar dan tidak merah

Continue Reading »

Daya Tetas Telur Tinggi

Filed in tip satwa by on 20/10/2015
Daya Tetas Telur Tinggi

Kerap kali telur merpati tidak menetas meskipun dierami induknya. Itu karena kualitas telur yang rendah. Pehobi merpati hias di Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, Robert Hardianto, mengatasinya dengan memberikan pakan tambahan berupa beras merah. Ia mencampur 10 gram beras merah dan 30 gram voer per ekor. “Dengan tambahan pakan beras

Continue Reading »

Ketapang Atasi Bakteri

Filed in tip satwa by on 24/07/2015
Ketapang Atasi Bakteri

Penyakit motile aeromonas septicaemia (MAS) momok peternak patin. Serangan bakteri Aeromonas hydrophila itu menyebabkan hampir 100% Pangasionodon hypophthalmus meregang nyawa jika tidak segera ditangani. Hasil riset D Wahjuningrum, N Ashry, dan S Nuryati dari Departemen Budidaya Perairan Institut Pertanian Bogor membuktikan penyuntikkan 60 g per liter daun ketapang selama 7

Continue Reading »

Powered by WishList Member - Membership Software