Bukan Bulan, Tapi Dendrobium

Filed in Tanaman hias by on 01/06/2009 0 Comments

Mendapatkan dendrobium big ham x thailand thospol di nurseri Hanaya Orchid itu susah-susah gampang. Terlambat saja datang ke sana, anggrek sudah keluar dari gerai di Taman Anggrek Indonesia Permai (TAIP), Jakarta Timur, itu. Maklum, ‘Sekarang yang bentuknya bulat seperti bulan sedang dicari,’ tutur Esa Sirat, pemilik nurseri. Dalam hitungan 2 – 3 hari – Esa biasanya mendatangkan bunga setiap Jumat – si bulat sudah berpindah dari gerai ke tangan pembeli.

Big ham x thailand thospol tidak sendiri. Menurut Handy Halim, penganggrek di Tangerang, Banten, minimal ada 10 jenis dendrobium ‘baru’ yang penampilannya laksana phalaenopsis. Sebut saja dendrobium pramote no 3, nagapink x ek kingdragon, dan nago pink x BRN white. Yang disebut pertama berwarna ungu solid. Nagapink x ek kingdragon perpaduan putih dan ungu. Ia berbibir besar yang semula mutasi. Kini mutasi itu stabil 80 – 90%. Sementara yang terakhir, putih dengan aksen merah muda di lidah dan petal.

Fesyen

Wirakusuma Silamurti, penganggrek senior di Pasuruan, Jawa Timur, mencatat pada era 70 dan 80-an dendrobium tipe bulat pernah digemari. ‘Ketika itu yang men-cetaknya Carl Ludwig Bundt, seorang Jerman yang tinggal di Makassar,’ ujar pemilik Edward dan Frans Orchid itu. Pilihannya hanya warna ungu.

Memasuki era 90-an jenis tipe itu kembali tren. Waktu itu masuk jenis-jenis dari Thailand. ‘Tapi tanamannya ringkih. Daun gampang rontok dan mudah terkena penyakit yellow spot. Tanaman pun lebih malas berbunga,’ papar Handy. Makanya kemudian pamor si bulat tenggelam, apalagi memasuki 2000-an muncul tipe keriting.

Kini karakter si bulat diperbaiki: sosok lebih gemuk, vigor, dan daun tak gampang rontok. Karena tanaman kuat, bunga gampang muncul. Pantas jika dendrobium tipe bulan kembali banyak dicari. ‘Tren anggrek memang seperti fesyen, apa yang pernah digemari pada suatu saat tren lagi,’ tutur Wira. Apalagi sejatinya pencinta anggrek tanahair gandrung bunga bersosok besar dan warnanya terang.

Tipe phalaenopsis ‘anyar’ itu banyak didatangkan dari negeri Gajah Putih. Harap mafhum Thailand kiblat perkembangan dendrobium dunia. Para penyilangnya setiap saat selalu merilis jenis baru, termasuk yang seperti anggrek bulan. Di kebun Warsito di Pondokcabe, Jakarta Selatan, misalnya ada dendrobium snow white. Sesuai namanya dendrobium yang lahir 5 tahun lalu itu putih bersih.

Silangan lokal sejatinya tak kalah elok. Sebut saja burana white x sang white ‘L’ dan vonny fantasy x madame udonsri yang lahir dari tangan Wira. Silangan pertama berwarna putih bersih; yang kedua ungu dengan sepal lebar. Jenis lain dendrobium dina agus suyitno karya Moling Simardjo dan kasem gold x mari michener silangan Sutikno Linuhung yang tebal, besar, dan berwarna kuning. Bulan pun bertakhta di dendrobium. (Evy Syariefa/Peliput: Destika Cahyana, Nesia Artdiyasa, dan Rosy Nur Apriyanti)

 

Powered by WishList Member - Membership Software