AYO OREGANO

Filed in Rubrik Tetap, seputar agribisnis by on 13/07/2018

Trubus Edisi Juli 2018 Highrest.pdfRumahnya penuh tanaman. Terutama bunga dan sayur-mayur. Ada rosemary, thyme, oregano, dan basil. Semua itu tanaman bumbu.  Ibu saya pasti suka kalau diajak bertamu ke rumah ini.  “Heran kalau ada rumah tidak punya tanaman,” kata yang punya.

Itulah rumah Ibu Dian seorang pehobi tanaman herbal di Jakarta Selatan. Menurut pendapatnya semua perlu menanam thyme. Padahal thyme lebih cocok di dataran tinggi. Di kota pantai – apalagi Jakarta, mau tumbuh juga. Tapi tidak optimal. Daunnya kecil-kecil. Meskipun begitu tetap bisa dikonsumsi.  Untuk apakah daun thyme Thymus vulgaris ini?
Ternyata manfaatnya banyak sekali.  Yang paling mudah diseduh mirip daun teh. Khasiatnya mencegah perut kembung dan membantu pencernaan.  Meminum seduhan air daun thyme juga mengobati gangguan pernapasan, menyembuhkan bronkhitis, batuk, dan pilek. Ibu-ibu lebih suka membawanya ke dapur untuk pengharum daging. Itulah kebiasaan ibu-ibu di Eropa, terutama di Italia.

Multikhasiat

Jangan heran kalau di muka rumah tersedia rumpun-rumpun thyme.  Di Indonesia thymus lebih banyak tumbuh liar di sawah-sawah.  Harap maklum ada lebih dari 350 macam thymus di muka bumi ini. Manfaatnya belum banyak diketahui.  Beberapa pekebun mulai menanam bibitnya. Satu pot kecil dibanderol Rp28.000 kalau beli di Bukalapak dan Tokopedia. Sekarang thymus tersedia hampir di setiap kota.  Terutama tentu di Bandung.

Maklum, di sana banyak mojang yang mencegah munculnya jerawat dengan menggosokkan daun thyme di pipi. Jangan heran, daun thyme bersifat antibakteri sehingga dapat dijadikan krim untuk mengusir jerawat. Lebih dalam lagi, manfaat thyme dapat mengontrol tekanan darah dan mencegah hipertensi.  Makanya, sesibuk apa pun, kata teman saya itu kita harus menanam daun thyme. “Manfaatnya banyak sekali,” serunya.

Kalau dikombinasikan dengan minyak esensial, daun thyme dapat dipakai menguatkan akar rambut. Maklum, thyme mengandung zat besi dan vitamin K.  Zat besi bermanfaat untuk memulihkan badan dari kelelahan dan mencegah anemia.  Adapun vitamin K memperkuat tulang.  Termasuk membuat rambut tumbuh lebih baik, mencegah rontok. Yang paling tersedia di dapur istri saya adalah daun oregano kering.  Maklum, banyak tersedia di pasar swalayan.

“Mulai sekarang, tanam saja sendiri.  Bibitnya juga banyak tersedia. Paling satu saset harganya Rp35.000.  Isinya bisa 1.500 bibit.  Nama varitasnya Oregano Greek.  Dalam bahasa Latin Oreganum vulgare. Kalau belum sempat menanam sendiri, beli oregano kering.  Harganya Rp12.000 per satu kantong kecil.  Itulah yang tersedia di pasar dan toko bumbu sejak lama.  Maklum ada saja anggota keluarga yang suka masak pasta.

Spaghetti dan pizza perlu daun oregano.  Begitu juga daging panggang. Oregano termasuk bumbu dapur yang utama. Satu botol bubuk oregano biasanya senilai Rp37.000. Letaknya berdekatan dengan bumbu-bumbu asli desa kita: daun salam, sereh, dan lengkuas, yang sudah dipakai sejak nenek-buyut kita, kalau mau masak oseng-oseng.  Jadi apa istimewanya oregano? Daun oregano kaya akan senyawa asam rosmarinik, thymol, dan carvacrol yang menangkal stres oksidatif dalam tubuh. Ia menangkal radikal bebas dan menguatkan imunitas.

Oregano diyakini sebagai obat alami bagi perempuan yang mengalami nyeri saat datang bulan. Kadar vitamin A dan mangan dalam daun oregano bisa meningkatkan kekebalan dan membersihkan racun dalam hati.  Ia berfungsi melakukan detoksifikasi. Mencegah kelelahan kronis, katanya. Minyak oregano bahkan dipercaya menurunkan demam, mencegah penuaan dini dan mencegah infeksi pada kulit.

Oregano mengandung asam lemak omega-3 yang dapat memperkuat kesehatan jantung, mencegah strok. Selengkapnya ada 13 manfaat daun oregano yang dapat kita catat. “Jadi kenapa tidak mencoba menanam sendiri?” tanya Dian lagi. Di berandanya tergantung puluhan pot kecil untuk oregano, thyme, basil, rosemary.  Di bawah berbaris pot zodia dan lavender – pengusir nyamuk.  Selebihnya bermacam kenikir, bahan lalapan.

Rosemary

Ada yang bilang rosemary Rosmarinus officinalis tidak bisa dikonsumsi dan hanya berfungsi sebagai pengusir nyamuk dengan aromanya yang bikin pusing.  Bukan. Semak yang bisa tumbuh bertanun-tahun dan mencapai tinggi 1,5 meter itu sangat baik untuk mencegah reumatik. Ia banyak mengandung zat besi dan vitamin B-6. Rosemary telah dibudidayakan di Inggris sejak abad ke-14.

Fungsinya diharapkan dapat menyehatkan otak menjaga memori dan meningkatkan kecerdasan.  Karenanya banyak dijadikan bahan obat pencegah demensia dan alzheimer. Rosemary dapat merangsang saraf dan berperan sebagai antidepresan. Sebagai bumbu, rosemary menolong menghilangkan bau amis pada daging panggang.  Terutama pada daging bebek, ikan dan aroma tak sedap daging kambing. Kentang panggang pun lebih lezat bila dibumbui rosemary.

 

Trubus Edisi Juli 2018 Highrest.pdf

Rosemary salah satu tanaman rempah memiliki aroma yang mampu mengontrol suasana hati, membersihkan pikiran, dan menghilangkan stres.

 

Jangan heran kalau ada yang menamakan rosemary sebagai rempah-rempah dari Eropa.  Sekarang dapat kita lihat banyak ditanam di seputar Lembang, Jawa Barat. “Aroma rosemary dapat mengontrol suasana hati, membersihkan pikiran, dan menghilangkan stres pada mereka yang memiliki kecemasan atau ketidakseimbangan hormon stres. Oleh karena itu, rosemary dapat digunakan sebagai aromaterapi.

Tidak semua orang tahan mengonsumsinya, bahkan ada yang alergi. Terutama karena mengandung semacam zat yang mirip aspirin. Ia juga harus dihindari oleh penderita hipertensi. Pada perempuan pemakaiannya dapat menimbulkan kontraksi pada rahim. Untuk perempuan yang sedang hamil bisa mengakibatkan keguguran. Meskipun begitu, rosemary dipercaya dapat mencegah flu, meningkatkan semangat, mengencangkan kulit, memperlancar sirkulasi darah dan banyak digadang-gadang bikin manusia lebih cerdas, lebih bijaksana.

Jadi, kalau pun ada bahayanya, bukan berarti tanaman itu tidak boleh ikut menghiasi halaman rumah kita. Kalau kita tidak mengenal thyme, oregano dan rosemary, apa kata dunia? Semua dipersilakan tumbuh dan berkembang di alam raya. ***
*) Budayawan, kolumnis Trubus sejak 2011, aktivis Tirto Utomo Foundation dan kebun organik Jababeka, Cikarang.

Tags: , , , ,

Powered by WishList Member - Membership Software