Awas! Pamelo Merah Palsu

Filed in Majalah, Topik by on 01/05/2017
Bibit pamelo merah masih terbatas.

Bibit pamelo merah masih terbatas.

Dengan seabrek kelebihan—warna menarik, rasa enak, genjah, dan produktif, pamelo merah menarik perhatian calon pekebun dan pehobi. Namun, harga bibit masih mahal. Oleh karena itu calon pekebun harus berhati-hati ketika membeli bibit pamelo merah karena rentan pemalsuan. Mengenali sosok tanaman juga bukan hal mudah. Itu lantaran bibit pamelo merah asal Korat, Thailand, sama dengan pamelo lokal.

Tekstur batang, bentuk dan warna daun, serta karakter percabangan persis pamelo biasa. “Bahkan buah mudanya pun masih terlihat sama dengan pamelo biasa. Perbedaan baru tampak ketika buah menjelang siap petik, berumur 10 bulan,” kata pembibit pamelo merah di Provinsi Korat, Thailand, Bun Leue. Saat ini bibit pamelo merah yang beredar di tanahair pun rata-rata berbanderol harga fantastis.

Setahun lalu, kolektor buah di Yogyakarta, Ir Tribudi Utama, menebus sebatang pohon pamelo merah seharga Rp1-juta dari seorang teman. Untungnya kini harga itu bisa ditekan. Melalui negosiasi ketat, Bun Leue akhirnya mau memberi harga khusus. Calon pekebun harus membeli bibit di orang atau lembaga yang terpercaya. Penyedia bibit pamelo merah asli dari Thailand itu lazimnya menjual Rp750.000 per batang. Ada juga paket 3 batang seharga Rp2,175-juta dan 5 batang Rp3,5-juta.

Kemiripan pohon dan harga fantastis itu membuka peluang berlaku curang segelintir orang yang tidak bertanggungjawab. Kasus penipuan bibit itu pernah terjadi pada beberapa komoditas seperti lengkeng dataran rendah, mangga, dan durian. Agar tidak tertipu, pastikan membeli bibit pamelo merah dari sumber terpercaya. (Argohartono Arie Raharjo).

Tags: ,

Powered by WishList Member - Membership Software