Adenium Tumpuk Baru

Filed in Majalah, Tanaman hias by on 13/09/2016

Bunga adenium tumpuk hasil silangan terbaru.

Adenium Amata, gradasi merah dengan kuning cerah di bagian tengah menambah keelokan bunga.

Adenium Amata, gradasi merah dengan kuning cerah di bagian tengah menambah keelokan bunga.

“Kalau diibaratkan manusia, penampilannya pasti seperti putri keraton di tanah Jawa yang berkulit kuning langsat, dan menarik perhatian semua orang yang melihatnya,” ujar Rochmad Wiyono Supadmo. Ia menyamakan adenium bunga tumpuk hasil silangannya bernama Nawang Wulan dengan putri keraton. Bentuk unik, kelopak terluar berjumlah 5 buah dan lebih panjang daripada lapisan di atasnya.

Adenium 5444, warna merah muncul dalam bentuk semburat pada ujung kelopak.

Adenium 5444, warna merah muncul dalam bentuk semburat pada ujung kelopak.

Itu menyebabkan sosoknya seperti bintang berwarna kombinasi kuning pekat dan merah cerah. Rochmad mengatakan, adenium itu keturunan sinar tanjung dan bunga jantan golden junil. Sinar tanjung berwarna kuning bersemburat merah samar di pucuk petal. Adapun golden junil berwarna kuning samar dengan kombinasi splash atau seperti cipratan air berwarna merah tebal. Dari ratusan perkawinan silang itu, Rochmad menyeleksi tanaman berkualitas terbaik.

Gabungan sifat genetik
Rochmad girang menyambut kelahiran Nawang Wulan. “Akhirnya saya menemukan keturunan yang merupakan penyempurnaan dari kombinasi warna kedua induknya. Warnanya kuning lebih pekat daripada induknya. Kombinasi warna merah serta semburat merah terang dan tegas serta punya susunan petal berlapis yang rapat,” ujar Rochmad yang juga menghasilkan bunga adenium bernama Cinthya.

Adenium Viscara hasil silangan antara AC Milan dan Sinar Tanjung.

Adenium Viscara hasil silangan antara AC Milan dan Sinar Tanjung.

Cinthya hibrida baru dari perkawinan silang adenium bunga tumpuk happy gold dan yellow king. “Warna bunga dominan kuning cerah dari tepi sampai tengah petal dengan kombinasi splash merah terang. Susunan petal yang rapat dan kombinasi warna yang kontras membuat penampilan bunga terlihat semakin cantik,” ujar lelaki kelahiran 1972 itu. Menurut Rochmad warna Cinthya yang kuning cerah warisan dari induk happy gold dan yellow king.

Bunga tumpuk Cinthya hasil penggabungan sifat genetik dari kedua indukan yang selama ini tersembunyi, yaitu menjadi warna kuning muda yg lebih cerah dan semburat merah lebih tegas dari tepi sampai sepertiga di bagian dalam kelopak. Selain itu, susunan petal juga menjadi lebih rapat. Hasil silangan lain adalah adenium tumpuk bernama Viscara—keturunan double white dengan solo the purple.

Pet Mong Kon, bunga tumpuk dwi warna yang rajin berbunga dan saat tiba waktu mekar bunganya lebat.

Pet Mong Kon, bunga tumpuk dwi warna yang rajin berbunga dan saat tiba waktu mekar bunganya lebat.

Double white bunga tumpuk 2 tingkat berwarna putih solid. Bentuk petal bulat dan tepi bergelombang. Solo the purple bunga tumpuk hasil silangan Rochmad terdahulu antara AC Milan dengan Sinar Tanjung. Penampilan Solo the purple berwarna gradasi dari bagian pusat bunga berwarna putih, bagian tengah ungu muda, dan ungu pada tepi. Bentuk bagian tepi daun tidak rata dan berwarna ungu tua.

Viscara berwarna dominan putih dengan warna tepi daun merah muda. “Keberadaan warna merah muda pada tepi itu memberikan kesan lembut sekaligus membuat batasan yang tegas pada setiap lapisan tumpukan petal bunga,” ujar Rochmad. Selain silangan dalam negeri, adenium tumpuk baru juga datang dari Thailand. Pehobi di Malang, Jawa Timur, Ayatullah Habibi, mendatangkan 2 adenium berbunga tumpuk, yakni Amata dan 5444, dari Thailand.

Silangan Thailand
Amata menarik perhatian lantaran berwarna dominan merah, dari bagian tengah sampai pertengahan kelopak. Dari tepi sampai setengah petal berwarna merah tua bahkan agak kehitaman. Keindahan Amata semakin sempurna dengan warna kuning cerah yang kontras pada bagian tengah bunga. “Warna kuning di antara merah itulah yang membuat warna bunga menjadi lebih semarak. Bunga telihat tidak membosankan. Bahkan akibat gradasi itu seolah ada sebuah nyala api di tengah bunga,” ujar Habibi.

Adenium Nawang Wulan penyempurnaan dari kombinasi warna kuning kedua induknya.

Adenium Nawang Wulan penyempurnaan dari kombinasi warna kuning kedua induknya.

Lain lagi dengan penampilan bunga 5444. Bunga tumpuk yang namanya masih berupa kode produk silangan itu memiliki kelopak bergradasi kuning cerah di bagian tengah dan semakin memudar kecerahannya ke bagian tepi. Warna merah muncul dalam bentuk semburat di ujung kelopak terluar dan petal yang masih tertutup di bagian tengah menjadikan bunga terlihat seperti baling-baling.

Pehobi di Pekanbaru, Provinsi Riau, Dian Widiasih, mendatangkan adenium tumpuk asal Thailand berjuluk Pet Mong Kon pada Juni 2016. Dian mengatakan, bunga berwarna kombinasi merah putih itu sejatinya masuk ke Indonesia sejak 2015.Namun, pemiliknya masih terbatas. Keelokannya terletak pada paduan warna yang kontras. Gradasi merah solid pada ujung dan merah muda di sepertiga kelopak memiliki batas yang tegas dengan putih di bagian tengah bunga.

Sebaris warna merah juga muncul membelah tengah kelopak. Keistimewaannya adalah tanaman rajin berbunga dan saat tiba waktu mekar bunganya lebat. Habibi dan Dian tertarik mendatangkan adenium tumpuk dari Thailand lantaran motif dan corak cantik. Selain itu faktor kerajinan berbunga juga menjadi alasan untuk memboyong jenis tertentu ke tanah air. Bagi Habibi, bentuk bunga juga menjadi pertimbangan saat membeli.

Ayatollah Habibi, tertarik mendatangkan dari Thailand lantaran kecantikan motif, corak, dan faktor kerajinan berbunga.

Ayatollah Habibi, tertarik mendatangkan dari Thailand lantaran kecantikan motif, corak, dan faktor kerajinan berbunga.

“Bunga adenium tumpuk produksi Thailand umumnya bersosok bundar. Kelopak juga membulat di bagian tepi, sehingga lebih menyerupai mawar. Warna beragam membuat saya tidak ragu untuk mengoleksinya,” ujar pehobi adenium yang juga musikus itu. Sebagai penyilang adenium tumpuk, Rochmad mengatakan kualitasnya silangan tanah air sejatinya tidak kalah dengan adenium Thailand. Namun, karena jumlahnya sangat terbatas maka tidak banyak orang yang mengetahuinya. (Muhammad Hernawan Nugroho)

Tags: ,

Powered by WishList Member - Membership Software