Aang Permana: Uang dari Ikan Terbuang

Filed in Wiratani Muda by on 24/11/2017

 

aang (2)Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 2017, Trubus dan Institut Pertanian Bogor (IPB) mengadakan sebuah acara bertajuk “Jadi Petani Itu Keren!”. Acara dimulai pukul 9 pagi, di IPB International Convention Center, Bogor. Sebanyak 300 mahasiswa IPB, peserta umum dan tamu undangan terlihat antusias mendengarkan pengalaman para pemuda yang berani melawan arus untuk menjadi petani.

Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha, Aang Permana, salah satu wiratani muda yang hadir dalam acara Workshop Agripreneur Muda berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitarnya. Ide bisnis itu berawal dari ikan petek yang terbuang di pinggir Danau Cirata, Cianjur, Jawa Barat. Bau ikan seukuran teri bernama latin Parambassis ranga itu sangat amis sehingga tidak ada yang mau membeli. Namun, Aang Permana mengubah nasib pakan bebek tersebut menjadi bisnis rumah tangga beromzet besar.

Aang butuh 3 bulan untuk menemukan teknik dan komposisi bumbu yang tepat untuk mengatasi bau amis dan meningkatkan citarasa. Kepercayaan dirinya muncul setelah menemukan racikan bumbu yang pas. Aang menjual produk petek renyah dalam dua varian rasa yakni orijinal dan pedas. Ia menawarkan olahan petek itu kepada teman dan dosennya di Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor

Aang menggunakan mobil boks untuk membantu kelancaran distribusi produk di sekitar Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. Sementara itu, ia mengandalkan jasa pengiriman barang ternama untuk pengiriman ke luar kota dan keluar pulau. Kini, volume produksi petek krispi mencapai ribuan bungkus per hari. Penjualan paling fantastis tercapai pada Maret 2015. Aang sukses menjual 13.500 bungkus setara Rp202-juta. Untuk memperoleh bahan baku dan bekerja sama dengan para nelayan Waduk Cirata.

Kerja kerasnya mengedukasi pasar ternyata tak sia-sia. Dengan terus melakukan inovasi baik dari segi rasa maupun tampilan pada kemasan, saat ini Crispy Ikan Sipetek tidak hanya diterima dengan baik oleh masyarakat Cianjur namun juga mulai merambah konsumen dengan 500 agen di 70 kota di Indonesia, seperti Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Banjarmasin, Medan, Padang, Riau, Makassar, bahkan crispy ikan petek juga dibawa ke Malaysia dan Hongkong oleh para TKI yang menjadi resellernya. Aang mampu menggerakkan perekonomian, menciptakan lapangan pekerjaan, dan menjadi sumber inspirasi. ***

Powered by WishList Member - Membership Software