Archive for August, 2006

Harry Setiawan Rp500-juta untuk Aglaonema

Filed in Fokus by on 01/08/2006
Harry Setiawan Rp500-juta untuk Aglaonema

Sebagai hobiis anyar langkah Harry Setiawan mengoleksi aglaonema terbilang cukup berani. Tidak tanggung-tanggung fulus senilai Rp500-juta dikucurkan untuk membuat belantara aglaonema di lahan seluas 300 m2.

Continue Reading »

Seri Walet (110) Pengaman Canggih Rumah Walet

Filed in Seri walet by on 01/08/2006
Seri Walet (110) Pengaman Canggih Rumah Walet

Bagi Isna – sebut saja demikian – akhir Desember 2005 menjadi bulan kelabu. Sekitar 4 kg sarang di rumah waletnya di Tangerang, Provinsi Banten, lenyap digasak pencuri. Enggan kejadian itu terulang, Isna pun memasang seperangkat pengaman canggih, sensor aktif infrared. Nantinya saat pencuri mengendap-endap masuk, otomatis telepon selulernya yang terkoneksi sensor itu mengeluarkan nada peringatan, tuit…tuit…tuit…

Continue Reading »

Tekanan Darah

Filed in Obat tradisional by on 01/08/2006
Tekanan Darah

Darah rendah tak pernah enyah dari tubuh Ice Dahriani (37 tahun). Tekanan darahnya tak pernah beranjak dari 90/60 mmHg. Idealnya, 120/80 mm/ Hg. Wajar bila pegawai bank swasta nasional itu kerap letih dan pusing.

Continue Reading »

Siram Pascahujan

Filed in organik by on 01/08/2006
Siram Pascahujan

Menyiram tanaman pascahujan? Itulah yang dilakukan Lee Ching, pekebun sayuran organik di Lembang, Kabupaten Bandung, agar tanaman selalu sehat. Setelah hujan berhenti, ia langsung menyiram tanamannya dengan air. Caranya dengan menyemprot bagian bawah tajuk tanaman yang kotor karena terciprat tanah dan pupuk kandang.

Continue Reading »

Serdadu Penumpas Kanker

Filed in Obat tradisional by on 01/08/2006
Serdadu Penumpas Kanker

Kanker paru-paru?. Mendengar hasil diagnosis dokter itu, kesedihan menohok Michael F Tikung. Tiba-tiba saja bayangan ayah mertuanya yang meninggal karena penyakit itu terlintas di benaknya. Kematian seperti di depan mata.

Continue Reading »

Heboh Nephenthes Pembawa Hoki

Filed in Topik by on 01/08/2006

Awal April 2006 di AJBS Surabaya. Ayub S Parnata dibantu seorang pegawai baru saja menurunkan beberapa dus karton dari sebuah minibus. Mereka tengah bersiap untuk menata stan di ajang Surabaya Orchids Show 2006. Belum sempat barang dibawa ke dalam ruang pameran, beberapa orang datang menghampiri.

Continue Reading »

Empat Mujarab Penakluk si Manis

Filed in Topik by on 01/08/2006

Sendok dan garpu baru saja lepas dari genggaman tangan Aris Anwari. Direktur Kepatuhan Bank DKI itu usai menyantap makan siang. Ironisnya, ia malah lelah dan mengantuk. Keesokan harinya, saat bangun tidur, ia bergegas mengambil glukometer. Jarum runcing di ujung penlate (alat tusuk berbentuk pulpen, red) itu ditusukkan di jari tangan kanan. Beberapa saat darah segar mengucur.

Continue Reading »

Tumpahan Cat di Daun Keladi

Filed in Tanaman hias by on 01/08/2006
Tumpahan Cat di Daun Keladi

Betapa terkejutnya Hj Andriani Lubis ketika melihat keladi di nurseri milik kakaknya di Medan 2 tahun silam. ‘Kok ada sih yang warnanya seperti ini,’ ujar ibu 4 anak itu. Corak dan warna daun anggota famili Araceae itu mirip aglaonema. Berwarna-warni, tidak seperti yang biasa ditemukan di pinggir jalan. Sejumlah 12 pot caladium pun langsung diboyong ke kediaman di Riau. Kini kerabat alokasia itu jadi penghias halaman samping rumah wanita kelahiran Medan 38 tahun silam itu.

Continue Reading »

Rumah Nyaman Periuk Monyet

Filed in Topik by on 01/08/2006
Rumah Nyaman Periuk Monyet

Sejumlah 10 pot nepenthes ampullaria dan 20 pot N. gracilis koleksi Ir Widyastuti di halaman belakang rumah itu tampak gersang. Kantong, daun, dan batang pitcher plant itu mengering. Padahal, tanaman diletakkan di tempat teduh. Usut punya usut, ternyata media biang keladinya. Media yang digunakan terlalu kering sehingga tanaman kekurangan air untuk pertumbuhannya. Itulah penyebab tanaman jadi kering dan mati.

Continue Reading »

Pelipur Lara Bernama Nepenthes

Filed in Topik by on 01/08/2006
Pelipur Lara Bernama Nepenthes

Malam itu air mata Telemachus seakan tak terbendung. Perasaan sedih menyelimuti hati ketika mengetahui sang ayah, Ulysses, mati terbunuh. Menelaus yang menceritakan kejadian itu pun tak kuasa menahan kepedihan. Melihat keadaan itu, Helen, istri Menelaus, membuat ramuan terdiri dari campuran anggur dan herba. Ramuan itu disuguhkan dalam gelas anggur. Ajaib, setelah mencecap minuman itu, hilang kesedihan Telemachus dan Menelaus. Ramuan penawar lara itu terkenal dengan sebutan nepenthe.

Continue Reading »

Powered by WishList Member - Membership Software